Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 04 Agustus 2026

CKG Sumut Capai 3,45 Juta Peserta, Dinkes Optimistis Target dan Pengendalian TBC 2026 Tercapai

Leo Bastari Bukit - Selasa, 04 Agustus 2026 21:35 WIB
118 view
CKG Sumut Capai 3,45 Juta Peserta, Dinkes Optimistis Target dan Pengendalian TBC 2026 Tercapai
Ilustrasi CKG Sumut 2026

Medan(harianSIB.com)

Pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan skrining Tuberkulosis (TBC) di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) terus menunjukkan perkembangan positif.

Hingga akhir Juli 2026, jutaan warga telah mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis, sementara pelaksanaan skrining TBC dinilai masih berada pada jalur yang tepat untuk mencapai target nasional tahun 2026.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut melalui Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut Hamid Rijal mengatakan Program CKG merupakan bagian dari Program Nasional (Prognas) prioritas Presiden RI yang terus didorong pelaksanaannya di seluruh kabupaten dan kota.

Berdasarkan data hingga Juli 2026, dari total penduduk Sumut sebanyak 15.925.172 jiwa, sebanyak 3.457.507 orang atau 21,71 persen telah mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis. "Capaian sampai dengan Juli 2026, jumlah penduduk Sumut yang melakukan CKG sebanyak 3.457.507 jiwa atau 21,71 persen," kata Hamid, Selasa (4/8/2026).

Ia menjelaskan, pemerintah menargetkan cakupan CKG mencapai 46 persen dari total penduduk Sumut pada 2026. Dengan capaian saat ini, realisasi program telah mencapai sekitar 47,19 persen dari target tahunan. "Target kita dalam satu tahun adalah 46 persen. Saat ini sudah 21,71 persen, sehingga masih ada sekitar 24,3 persen lagi yang harus dikejar," ujarnya.

Hamid menyebutkan, Kabupaten Pakpak Bharat menjadi daerah dengan capaian CKG tertinggi di Sumut, yakni mencapai 46,17 persen. Sebaliknya, Kabupaten Nias Barat masih menjadi daerah dengan capaian terendah, yakni 3,08 persen. Peserta CKG yang telah terlayani terdiri atas 335.204 lanjut usia, 2.116.014 masyarakat usia produktif, dan 865.504 remaja.

Sementara itu, pelaksanaan skrining dan penanganan TBC di Sumatera Utara juga terus mengalami kemajuan. Hingga 31 Juli 2026, capaian penemuan kasus TBC mencapai 38,2 persen, sedangkan keberhasilan pengobatan mencapai 80,5 persen.

Meski demikian, Hamid menegaskan bahwa indikator keberhasilan program baru dapat dinilai secara menyeluruh setelah tahun 2026 berakhir. "Keberhasilan program ini diukur setelah tahun 2026 dengan menilai keberhasilan capaian indikator yang telah ditetapkan. Namun sejauh ini kita masih on the track dalam mencapai indikator-indikator tersebut," katanya.

Di Kota Medan, Dinas Kesehatan Kota Medan turut memperkuat pelaksanaan CKG dan skrining TBC melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan kecamatan dan kelurahan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Medan dr Shereivia Faradillah MKM mengatakan kegiatan pemeriksaan dilaksanakan di berbagai lokasi strategis seperti puskesmas, klinik, kantor lurah, serta lokasi lain yang mudah dijangkau masyarakat. "Saat ini kegiatan tersebut sudah terdata akan dilaksanakan sebanyak 355 lokus di Kota Medan," ujarnya.

Setiap lokasi ditargetkan melayani sekitar 100 peserta. Namun, rendahnya partisipasi masyarakat masih menjadi tantangan utama dalam pelaksanaan program tersebut.

Karena itu, Dinas Kesehatan Kota Medan berharap dukungan camat dan lurah terus ditingkatkan, terutama dalam mengajak masyarakat yang menjadi sasaran, khususnya kontak erat pasien TBC dan anggota keluarga yang tinggal serumah, agar bersedia menjalani pemeriksaan kesehatan sejak dini.

"Tantangan saat ini adalah partisipasi masyarakat masih rendah sehingga dibutuhkan keterlibatan camat dan lurah untuk mendorong masyarakat sasaran agar mau memeriksakan diri secara dini ke puskesmas terdekat," jelas Shereivia.

Hingga 3 Agustus 2026, jumlah warga Kota Medan yang telah mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis mencapai 161.344 orang. Sementara itu, penemuan kasus TBC di ibu kota Provinsi Sumut tersebut tercatat sebanyak 8.486 kasus.

Dinas Kesehatan Sumut dan Dinas Kesehatan Kota Medan optimistis target CKG dan pengendalian TBC dapat tercapai melalui sinergi pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, serta meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara dini. (*)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru