Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 03 Mei 2026

Komunitas Rumah Dongeng Pelangi: Membangun Karakter Anak Melalui Dongeng

- Senin, 27 Februari 2017 21:51 WIB
1.059 view
Komunitas Rumah Dongeng Pelangi: Membangun Karakter Anak Melalui Dongeng
Seberapa banyak di masa sekarang yang masih mencintai dan membudayakan dongeng? Sejauh mana Dongeng sesungguhnya dapat memberikan banyak manfaat kepada banyak sisi dan anak-anak dapat menjadi tokoh utamanya? Seberapa dekatkah orang tua kepada anaknya? Seberapa jauhkan kita dapat mengajarkan hal-hal yang positif kepada anak dengan cara yang menyenangkan?

Berangkat dari kepedulian tersebut maka berdirilah Rumah Dongeng Pelangi sejak tahun 2010. Rumah Dongeng Pelangi menjadi satu wadah yang merupakan kumpulan mereka yang peduli akan pendidikan anak-anak Indonesia dan pembentukan karakter sedari dini dan menjadikan "dongeng" sebagai salah satu metode yang menyenangkan untuk dilakukan.

"Melihat anak-anak terhipnotis dengan cerita-cerita yang kami bawakan adalah sesuatu yang tidak ternilai. anak-anak senang, tertawa, ikut hanyut dalam cerita itu adalah bagian yang menyenangkan setiap selesai mendongeng." ujar Kak Mila, selaku founder dari Komunitas Rumah Dongeng Pelangi.

 Komunitas yang kini digerakkan oleh 25 orang relawan ini memiliki visi dan misi untuk; Mengedukasi anak-anak melalui dongeng, buku bacaan, permaianan dan lagu. Membangun karakter anak bangsa melalui dongeng. Menggiatkan kegiatan mendongeng di lingkungan anak-anak, keluarga, sekolah dan masyarakat. Menjadikan dongeng sebagai metode pembelajaran di sekolah.

Adapun beberapa kegiatan yang diselenggarakan oleh Komunitas Rumah Dongeng Pelangi, diantaranya Dongeng Charity yaitu kegiatan bulanan, berkunjung ke panti asuhan anak, sekolah kolong, rumah singgah, anak-anak bekebutuhan khusus untuk berbagi kebahagiaan dengan mendongeng, bernyanyi, bermain games.

Kemudian Dongeng Keliling Panggung Boneka untuk 1000 Anak Indonesia berupa kegiatan pendampingan untuk PAUD tidak mampu dan menjadikan dongeng sebagai metode pembelajaran di PAUD tersebut.

Selanjutnya Satu Kakak Satu Adik yaitu charity mengajak anak-anak tidak mampu untuk nonton bareng di bioskop dengan mengikutsertakan masyarakat umum menjadi kakak asuh sehari.

Kemudian Workshop Mendongeng yaitu pemberian workshop mendongeng di sekolah, kantor dan komunitas untuk mengenalkan teknik mendongeng kepada masyarakat umum. Terakhir Ramadhan / Christmas Bucket List yaitu kegiatan charity dengan mewujudkan keinginan anak-anak tidak mampu menjelang hari besar agama dan mengikutsertakan masyarakat umum untuk bersama-sama mewujudkan wishes mereka. (komunita.id/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru