Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 27 April 2026
Komunitas "Emaka Ban", Kongres Kecil dan Reuni di Tongging

Panorama dan Pesona Karo, Bagian Erat dari Geopark Kaldera Toba

- Senin, 23 Oktober 2017 22:30 WIB
1.112 view
Panorama dan Pesona Karo, Bagian Erat dari Geopark Kaldera Toba
SIB/Dok
EMAKA BAN-DANAU TOBA. Para pengurus dan anggota Emaka Ban berpose ria di dua objek Geopark Kaldera Toba di georea Tongging, Tanah Karo dengan latar panorama Danau Toba bagian wilayah Karo atau air terjun Sipiso-piso, Sabtu (13/10).
Medan (SIB)- Para mantan mahasiswa asal daerah Karo yang pernah kuliah di berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Bandung yang terhimpun dalam komunitas 'Emaka Ban', Sabtu pekan lalu (13/10), komunitas ini berkumpul di Tongging untuk menggelar reuni dan silaturahmi dalam bentuk kongres kecil untuk memilih pengurus baru periode tahunan (2017-2018) dengan tema: Story Telling, Emaka Ban Beautifull Karo for Geopark Toba (terjemahan bebas: Mari Jadikan Alam Karo Pesona Terbaik di Geopark Toba).

"Putra-putri Karo yang kini terhimpun dalam Komunitas 'Emaka Ban' terpanggil untuk ambil bagian dalam sosialisasi ekowisata Karo, khususnya untuk menegaskan bahwa alam Karo dengan panorama dan pesona yang khas itu merupakan bagian integral dari objek Geopark Kaldera Toba. Artinya, siapapun bicara tentang geopark Toba harus bicara tentang wisata alam Karo yang memang meliputi alam geologi, konservasi atau lingkungan hidup, budaya serta kearifan lokal yang ada, yang memang kriteria dasar dari geopark itu sendiri," ujar Ir Gagarin Sembiring, Ketua terpilih Komunitas Emaka Ban, periode 2017-2018 kepada pers di Medan, Jumat (19/10) kemarin.

Hal yang cukup membanggakan dari aktivitas Emaka Ban saat ini, ujar Gagarin yang juga Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Provinsi Sumut itu adalah peranan sejumlah pengurus dan anggota Emaka Ban yang dinilai Kementerian Pariwisata RI, sudah cukup menonjol dan proaktif dalam sosialisasi program geopark Toba, khususnya di wilayah Tanahkaro.

Saat ini, ujar Gagarin selaku salah satu staf ahli di Badan Pengelola Geopark Kaldera Toba (BP-GKT), ada 16 lokasi atau objek geoarea dan geosite dalam profil Geopark Kaldera Toba, yang tersebar merata di seluruh kawasan Danau Toba yang mencakup Simalungun, Samosir, Tobasa, Taput, Humbanghasundutan dan Tanahkaro.

"Di komunitas Emaka Ban ini ada Ardhia Brahmana, pengurus yang terlibat sekaligus manajer Geoarea Karo dalam program Geopark Kaldera Toba. Alimin Ginting alumnus ITB bahkan menjadi Kepala BP GKT saat ini," ujar Gagarin optimis.

Para pengurus dan anggota Emaka Ban, dengan total anggota 175 orang itu, terdiri dari para alumni ITB, Unpar, Unikom, STT Telkom dan lainnya. Mereka kini bekerja atau berprofesi majemuk, mulai dari wiraswasta, birokrat, profesional dan pebisnis partikulir lainnya.

Hadir dalam acara reuni di Tongging itu antara lain Ir Johannes Ganding Sitepu, mantan ketua yang digantikan Gagarin, Ir Agustin Pandia (PNS Pemkab Karo), Setia Pandia (penyiar TVRI), Sri Veronica Tarigan (profesional), Rina Ginting, Kavry Corro Karo-karo (arsitek) dan lainnya. Usai berfoto bersama di dua objek depan dan belakang panorama Danau Toba wilayah Tongging (Karo), mereka sesama anggota menggelar lomba posting foto tersebut, postingan siapa yang paling banyak memeroleh respon dari follower dalam dan luar negeri. (A04/q)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru