Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 27 April 2026

Berminat Kuasai Banyak Bahasa Asing Gabung Saja di Polyglot Indonesia

- Senin, 19 Februari 2018 18:07 WIB
692 view
Berminat Kuasai Banyak Bahasa Asing Gabung Saja di Polyglot Indonesia
Yogyakarta (SIB) -Polyglot merupakan sebutan untuk orang-orang yang menguasai banyak bahasa. Jadi, komunitas Polyglot Indonesia adalah wadah bagi para penggemar bahasa yang sudah menguasai atau sedang mempelajari beberapa bahasa. Terbentuknya komunitas ini terinspirasi dari Polyglot Club di Paris.

Di Indonesia, Polyglot terbentuk pertama kali di Yogyakarta. Komunitas ini untuk memperbanyak jam praktik penggunaan bahasa asing yang sedang dipelajari
dalam suasana yang santai dan menyenangkan.

Saat ini Polyglot Indonesia sudah tersebar di enam kota yaitu Jakarta, Bandung, Aceh, Yogyakarta, Surabaya dan Semarang. Komunitas ini pun berkembang cepat seiring pesatnya penggunaan media sosial sehingga anggotanya tidak hanya dari dalam negeri, tapi juga diikuti warga asing. Latar belakang profesi yang tergabung dalam Polyglot Indonesia juga bervariasi, mulai wirausahawan, pegawai Kementerian Luar Negeri, pelajar, aktivis lembaga swadaya masyarakat, sampai dosen. Usianya juga beragam, yakin deh banyak keuntungan yang kamu dapat nantinya. Jadi, kamu tunggu apa lagi?

Ketua Polyglot Chapter Yogya, Fandru Rizky Aldilla mengatakan, komunitasnya mewadahi pecinta bahasa dan tertarik pelajari bahasa asing dan daerah.
Anggotanya kebanyakan adalah pelajar dan mahasiswa. Namun begitu, banyak juga yang sudah berumur ikut dalam komunitas ini.

"Nggak harus menguasai beberapa bahasa tapi yang jelas dia tertarik dan mau belajar tentang bahasa. Ada yang tua juga kok, kan intinya ada passion di bahasa," ujar Fandru yang menguasai lima bahasa itu kepada wartawan, baru-baru ini.

Fandru yang saat ini belajar Bahasa Spanyol dan Turki ini mengatakan Polyglot itu berasal dari bahasa latin, yaitu poly yang berarti banyak dan glot yang berarti lidah. Artinya, orang yang menguasai banyak bahasa.

Komunitas itu terinspirasi dari sebuah komunitas yang sama yang ada di Paris. Sampai saat ini sudah ada 12 chapter yang berpusat di Jakarta. "Kalau pertama malah di Yogyakarta. Tahun 2010. Tapi official-nya baru tahun 2013 di Jakarta. Aslinya yang paling tua ya di Yogyakarta, jadi pertama dan tertua," kata dia.

Laki-laki yang mempelajari 13 bahasa itu mengatakan bahasa menjadi keterampilan penting dalam bertahan hidup di era globalisasi. Dengan menguasai bahasa, dapat meningkatkan hubungan pertemanan hingga peningkatan ekonomi.

"Pernah waktu itu malah saya jadi intrepreter bagi utusan dari Pakistan. Jadi, kita suka menjalin kerjasama dengan berbagai bidang," ujar Fandru.

Fandru mengatakan anggota Polyglot Yogya saat ini mencapai 500 orang. Sementara, seluruh Indonesia tercatat anggotanya mencapai 18 ribu orang. Setiap tahun, komunitas ini menggelar berbagai acara dengan mengundang berbagai daerah yang sudah memiliki kepengurusan. (hipwee.com/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru