Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 27 April 2026

Alumni 1978 SMPN Parapat Berwisata untuk Promosi Danau Toba

- Senin, 23 Juli 2018 20:24 WIB
541 view
Alumni 1978 SMPN Parapat Berwisata untuk Promosi Danau Toba
SIB/Dok
PROMOSIKAN DANAU TOBA: Alumni SMP Negeri Parapat tamatan 1978 menaiki kapal motor untuk mempromosikan kapal di kawasan Danau Toba Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Simalungun layak berlayar dan memiliki alat keselamatan untuk kenyamanan wisatawan, Kamis (1
Parapat (SIB) -Puluhan alumni SMP Negeri Parapat stambuk 1978, reuni menaiki kapal motor berwisata di Danau Toba di Kecamatan Girsang Sipanganbolon Simalungun. Kegiatan itu untuk mengajak masyarakat ikut berperan membenahi kawasan Danau Toba, Kamis (12/6).

Puluhan alumni SMP Negeri Parapat yang menamakan kelompoknya Peduli Danau Toba mengelilingi perairan Danau Toba dengan kapal motor sebagai bentuk demonstrasi kepada wisatawan bahwa perkapalan di Danau Toba sudah layak berlayar karena sudah dilengkapi alat keselamatan.

Selain untuk mempromosikan kawasan Danau Toba, para alumni yang datang dari berbagai wilayah seluruh Indonesia ini turut mengajak masyarakat berbenah memajukan Danau Toba dan menyosialisasikan bahaya mengonsumsi Narkoba kepada anak remaja di Parapat, sehingga lokasi wisata ini terhindar dari pengonsumsi obat terlarang.

"Sebagai putra dan putri Parapat Alumni SMP Negeri Parapat 1978, kita mencoba untuk mengajak masyarakat mendukung kemajuan wisata Danau Toba, sehingga pengunjung aman dan nyaman berwisata di Parapat, mengingat kejadian KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba Tigaras, banyak tamu takut untuk berwisata di Danau Toba," ungkap Victor Manurung selaku Ketua Alumni.

Alumni lain, dr Daulat Saragih yang saat ini sebagai dosen di salah satu universitas di Medan berharap, agar Pemerintah ikut mengawasi setiap kelengkapan alat keselamatan kapal yang beroperasi di perairan Danau Toba Parapat, sehingga pengunjung merasa nyaman dan aman saat berwisata.

"Kami berharap setiap kapal memiliki dan melengkapi  jaket pelampung dan alat keselamatan kapal motor di Danau Toba, kita harus menjaga keselamatan pengunjung di Parapat dan berharap agar pemerintah, masyarakat dan para pelaku wisata turut berperan aktif menjaga keselamatan para tamu," katanya.

Perwakilan Alumni dari putri, Ir Lilis br Gultom mengatakan  semoga dengan adanya musibah tenggelamnya KM Sinar Bangun merupakan musibah terakhir di Danau Toba dan berharap kejadian tersebut tidak terulang kembali karena efeknya sangat mempengaruhi jumlah kunjungan yang berdampak pada pendapatan masyarakat.

"Oleh karena itu, mari kita berbenah diri untuk memajukan wisata di Danau Toba Parapat agar kunjungan ramai, apalagi sudah dicanangkan menjadi Kaldera Danau Toba dan lokasi wisata bertarap Internasional," ajak Lilis.

Terpisah, Riwaty br Sidabutar selaku Kordinator Alumni mengatakan, kegiatan ini bentuk kepedulian putra-putri Parapat untuk mendukung Danau Toba menjadi Destinasi Internasional.

Selain itu, kita juga mengajak perhatian khusus dari pihak yang berwajib, orang tua, ulama di mesjid dan pendeta di gereja agar tetap mensosialisasikan bahaya Narkoba yang sangat merusak mental, kita tidak ingin remaja di Parapat menyentuh Narkoba, kata Riwaty. (D13/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru