Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 27 April 2026

Punguan Tampubolon Diminta Tetap Satu Hati dan Satu Pikiran Dalam Kasih Allah

- Minggu, 22 Desember 2019 19:40 WIB
1.096 view
Punguan Tampubolon Diminta Tetap Satu Hati dan Satu Pikiran Dalam Kasih Allah
SIB/Dok
Rantauprapat (SIB)
Perayaan Natal Punguan Tampubolon Anak, Boru, Bere dan Ibebere Rantauprapat digelar, Senin (16/12) di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Hotel Indah Rantauprapat sangat meriah. Tertera dalam Roma 15 ayat 6 menjadi tema, "Hendaknya Satu Hati Dan Satu Suara Untuk Memuliakan Allah, Dan Bapa Tuhan Kita Yesus Kristus". Sub tema, Dengan Semangat Natal Punguan Tampubolon Untuk Berbuat Baik Demi Kemuliaan Sang Juru Slamat Manusia".

Dimulai dengan penyalaan lilin natal oleh Pdt Ramot Sidabalok, Ketua Natal Hendri Tampubolon, Ketua BPH AG Tampubolon, Penasihat R Tampubolon, mewakili Boru D Situmeang, mewakili Bere Bindu Siahaan SE dan Ibebere Ny Siregar Br Simanjuntak. Diteruskan kata sambutan pada pokoknya, mengucapkan terima kasih atas terlaksana Perayaan Natal Punguan Tampubolon penuh suka cita, sehingga membuat keimanan semakin bertambah.

Acara diselingi dengan liturgi dibawakan keluarga Tampubolon berlafaskan penciptaan, kejatuhan kedalam dosa, penggenapan keselamatan dan kemuliaan. Sekaligus disertai vokal group Saysa, Nayla dan Nuel mengumandangkan kidung," Saat Tangan Kecilku". Dilanjutkan vokal solo dibawakan Jesika Tampubolon berjudul, "Kasih Bapak", tidak ketinggalan kaum ibu melantunkan nyanyian rohani, "Hidup Ini" membuat suasana syahdu diacara Perayaan Natal.

Acara Perayaan Natal ini, sangat syahdu setelah dikumandangkan kidung pujian dan doa syafaat dibawakan salah satu anggota Punguan Tampubolon oleh Pdt Wilman Sihombing meminta, agar negara dan bangsa Indonesia tetap damai serta diberkati Tuhan selalu, terlebih di keluarga Tampubolon menjadi garam dan terang dunia. Guna tercapai tujuan satu hati dan satu suara, memuliakan Tuhan Yesus sebagai Juru Slamat Dunia sesuai tema dan sub tema itu.

Sedangkan khotbah disampaikan Pdt Ramot Sidabalok dari GBI mengharapkan, Punguan Tampubolon tetap satu hati dan satu pikiran dalam kasih Yesus, sebab kasih tanpa ada balasan kepada sesama, karena Allah mengasihi semua umat-Nya. Maka diutus anak-Nya kedalam dunia, guna menebus dosa manusia agar selamat dan jangan terbelenggu dosa. Sehingga dalam Perayaan Natal ini, dapat menjadi suatu perubahan menjadi umat pilihan Tuhan Yesus Kristus.

Ditambahkan, fakta sejarah Natal dikatagorikan kabar keselamatan, lahir Sang Raja Damai dimuka bumi, maka dengan melihat bintang datang orang majus, gembala dan Raja Herodis mencari berita Sang Raja itu. Ditarik kesimpulan, kepada Punguan Tampubolon Anak, Boru, Bere dan Ibebere, sejak dini tanamkan Sang Raja telah lahir dihatimu. Dan wujudkan, itu, dikehidupan sehari-hari kasih Tuhan Yesus, ucap Pdt Ramot Sidabalok mengakhiri kotbahnya.

Acara Perayaan Natal ini, dihadiri Ketua Harian AG Tampubolon, Penasihat Pdt DB Tampubolon SH, Seksi Adat Drs Arifin Tampubolon, Sekretaris K Samosir dan Bendahara B Sitorus. Menjadikan suasana Perayaan Natal Punguan Tampubolon Anak, Boru, Bere dan Ibebere Rantauprapat 2019 berjalan sukses, dengan ditambah penampilan vokal group Trio Mareda melantungkan lagu, "Gloria Haleluya," ungkap Hutur Tampubolon usai acara. (R10/t)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru
Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Jepang

Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Jepang

Tokyo(harianSIB.com)Gempa bumi kuat mengguncang pulau Hokkaido di Jepang utara, Senin (27/4/2026) pagi. Ini menjadi gempa terbaru dalam sera