Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 27 April 2026

Natal Komunitas Batak Bersatu Istimewa Bagi Warga Perantau di Jabodetabek

- Minggu, 29 Desember 2019 22:00 WIB
442 view
Natal Komunitas Batak Bersatu Istimewa Bagi Warga Perantau di Jabodetabek
beranda12.rssing.com
Ilustrasi Natal
Jakarta (SIB)
Perayaan Natal Komunitas Batak Bersatu yang merupakan wadah orang Batak perantau yang ada di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) meriah dan ramai.

Ribuan orang Batak dari Puak Toba, Karo, Simalungun, Angkola, Pakpak Dairi dan Mandailing tumpah ruah di gedung Mulia Raja, Jakarta Timur, Rabu (25/12) malam.

Acara Natal yang dilaksanakan Komunitas Batak Bersatu ini mampu memberdayakan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Sebab para pelaku usaha itu melayani makanan nusantara berupa nasi rawon, nasi kuning cakalang, gado-gado siram, mie gomak goreng, siomay, nasi ayam bakar, dimsum, teriyaki dan spagethi.

Produk UMKM ini memang diminati ribuan hadirin, karena sebelum acara dimulai, pengunjung sudah antre mengambil makanan. "Kami senang perayaan Natal ini yang disertai dengan konsumsi macam-macam. Bukan hanya mie goreng gomak, tapi juga ada siomay makanan khas Bandung," kata Sita Simbolon, salah seorang pengunjung.

Istimewanya lagi, Natal Batak Bersatu ini juga memersembahkan atau memberikan bantuan kemanusiaan yang ada di luar batas-batas geografis.

Makanya, perayaan Natal ini membawa pesan damai dan persatuan bagi Indonesia, juga bagi dunia, khususnya Palestina. Karena pada malam itu berhasil dikumpulkan dana sebanyak Rp 33 juta lebih untuk disumbangkan ke negara Palestina.
Pimpinan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Daniel Lumban Tobing, ketika memimpin doa persembahan untuk Palestina mengatakan bahwa Palestina merupakan negara yang berdaulat. Di dalam negara dan juga bangsa Palestina, tidak hanya hidup orang muslim. Juga ada orang Kristen dan Yahudi.

Inisiator acara, Maruarar Sirait mengemukakan, suasana perayaan Natal ini menunjukkan bahwa rasa solidaritas yang tinggi orang Batak kepada kemanusiaan dunia. Natal membawa pesan persatuan Indonesia, ke dunia luar, sekaligus menujukkan bahwa orang Batak mendukung perjuangan nilai-nilai kemanusiaan.

"Ini membuktikan bahwa di balik sosok dan karakter orang Batak yang dikenal tegas dan pekerja keras, juga memiliki karakter yang toleran, tidak eksklusif namun penuh kebersamaan tanpa harus membedakan suku, agama maupun ras," tukas Ara seraya menambahkan bahwa UUD 1945 Indonesia dengan jelas dan tegas mencantumkan bahwa kemerdekaan adalah hak semua bangsa. Karena itu pula UUD 1945 mengamanatkan kepada semua warga Indonesia bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan.

Menurut Ara, keterbukaan orang Batak pun ditunjukkan dengan susunan kepanitiaan, karena panitia bukan hanya orang Batak, melainkan juga melibatkan etnis Jawa, Papua, Dayak, Makassar, Sunda dan China dan lain sebagainya.

Dalam perayaan Natal bertema "Cerdik Seperti Ular, Tulus Seperti Merpati," ini tokoh Batak yang juga mantan anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang, berpesan agar orang Batak menjaga integritas.

"Style orang Batak bisa berubah, namun integritas jangan berubah," kata Saut Situmorang.
Acara Natal ini dihadiri tokoh-tokoh Batak seperti Bupati Dairi Eddy Berutu, Bupati Humbang Dosmar Banjarnahor, Ketua Horas Halak Kita Dumoli Pardede dan Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) Gomar Gultom. Hadir juga tokoh agama Romo Benny Soesetyo.

Acara semakin hangat dan meriah dengan tampilnya sejumlah artis ibukota, antara lain : Viktor Hutabarat, Edo Kondologit, Rita Butar-Butar, Berlian Hutauruk, Rany Simbolon, RNB Trio dan juga Maxima Band. (J01/q)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru
Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Jepang

Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Jepang

Tokyo(harianSIB.com)Gempa bumi kuat mengguncang pulau Hokkaido di Jepang utara, Senin (27/4/2026) pagi. Ini menjadi gempa terbaru dalam sera