Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 17 April 2026

Rakernas PPTSB 2026 Sukses, Sepakati Regenerasi Organisasi dan Kerja Sama Pendidikan

Piktor M Sinaga - Selasa, 03 Februari 2026 22:20 WIB
5.512 view
Rakernas PPTSB 2026 Sukses, Sepakati Regenerasi Organisasi dan Kerja Sama Pendidikan
Foto: harianSIB.com/Piktor Sinaga
Ketua Umum PPTSB Pusat Ir Edison Sinaga foto bersama seluruh peserta Rakernas PPTSB (bawah), Minggu (1/2/2026) dan bersama Dirut PT Pendidikan GO Prof. Dr. Ir. Bob Foster Sinaga, M.M (atas).

Medan(harianSIB.com)

Parsadaan Pomparan Toga Sinaga Dohot Boru (PPTSB) se-Indonesia/se-dunia sukses menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Tahun 2026, di Wisma Toga Sinaga (Tosin), Medan, Minggu (1/2/2026).

Forum nasional ini menghasilkan sejumlah keputusan strategis, mulai dari penguatan regenerasi organisasi hingga penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama pendidikan dengan PT Pendidikan Ganesha Operation.

Rakernas diawali dengan ibadah bersama, khotbah oleh Ketua Rapat Pendeta (KRP) HKBP Pdt Hulman Sinaga, serta doa syafaat yang dipimpin Kadep Koinonia HKBP Pdt Dr Deonal Sinaga. Kegiatan kemudian secara resmi dibuka oleh Ketua Umum PPTSB se-Indonesia, Ir Edison Sinaga.

Ketua Panitia Rakernas PPTSB, Prof Dr Jon Piter Sinaga, menjelaskan, Rakernas merupakan mandat AD/ART organisasi untuk mengevaluasi kinerja tahunan pengurus sekaligus menyiapkan agenda besar organisasi ke depan.

"Rakernas ini adalah amanah AD/ART untuk mengevaluasi hasil kerja tahunan, sekaligus membentuk panitia Musyawarah Besar (Mubes) ke-16," tegas Jon Piter.

Rakernas menghasilkan tiga rekomendasi utama yang akan dibawa ke Mubes mendatang. Rekomendasi tersebut meliputi penyempurnaan AD/ART agar selaras dengan perkembangan zaman, perumusan rancangan program kerja, serta inisiasi pembentukan generasi muda PPTSB agar lebih maju dan terdepan di masa depan.

Jon Piter menegaskan, isu regenerasi menjadi fokus utama dalam Rakernas kali ini.

"Kami serius menyiapkan generasi muda PPTSB dengan pola yang bersih dari pengangguran. Mereka harus dibimbing agar mampu memelihara nilai-nilai budaya dan menjadikan PPTSB sebagai organisasi marga yang modern," ujarnya.

Ia menambahkan, generasi muda akan dibekali pemahaman mendalam tentang AD/ART, tarombo marga, serta nilai Dalihan Natolu, yakni somba marhula-hula, elek marboru, dan manat mardongan tubu.

"Cepat atau lambat, estafet kepemimpinan akan berpindah ke generasi muda. Karena itu, sebelum diserahkan, mereka harus benar-benar siap," katanya.

Untuk menjaga kelestarian budaya Batak, PPTSB juga merencanakan seminar budaya Batak serta pelatihan Parsinabul atau juru bicara adat. Langkah ini diharapkan mampu mencegah pudarnya pemahaman tarombo dan adat istiadat di kalangan generasi muda.

Rangkaian Rakernas dilanjutkan dengan penandatanganan kerja sama antara PPTSB se-Indonesia dan PT Pendidikan Ganesha Operation. MoU ditandatangani oleh Ir Edison Sinaga selaku Ketua Umum PPTSB sebagai pihak pertama dan Prof Dr Ir Bob Foster Sinaga, MM, selaku Direktur Utama PT Pendidikan Ganesha Operation sebagai pihak kedua, sebagaimana tertuang dalam dokumen bernomor 003/KS/PP/PPTSB/I/2026 dan 016/TU-Dirut/GO/SINAGA/II/2026.

Edison Sinaga menyampaikan, kerja sama ini bertujuan memperluas akses bimbingan belajar berkualitas bagi putra-putri warga PPTSB di seluruh Indonesia.

"Melalui sinergi ini, kami berharap lahir generasi muda Sinaga yang berprestasi, berdaya saing, dan siap bersaing hingga tingkat nasional maupun internasional," ujarnya.

Pada puncak Rakernas, peserta juga menyepakati pembentukan Panitia Musyawarah Besar (Mubes) PPTSB Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung Oktober mendatang.

Forum menetapkan Prof Dr Jon Piter Sinaga sebagai Ketua Mubes, St Yas Sinaga sebagai Sekretaris, Cyrus Sinaga sebagai Ketua Organizing Committee (OC), Aldon Sinaga sebagai Sekretaris OC, serta Situmorang sebagai Bendahara, yang selanjutnya akan dilengkapi dengan susunan perangkat kepanitiaan.

Rakernas turut dihadiri Pemangku Adat Pusat Drs Sabam Sinaga, jajaran Penasehat Pusat seperti Amazon Sinaga, SH, Sairon Sinaga, dan H Sulaiman Sinaga, serta Dewan Pembina Mangihut Sinaga, SH, MH. Hadir pula Dewan Pakar Dr Wilmar Eliaser Simandjorang dan Osberth Sinaga, Ketua Dewan Pengawas Jenri Sinaga, Anggota DPD RI Bedikenita Sitepu, serta Bupati Dairi Vikner Sinaga.

Melalui keputusan-keputusan strategis tersebut, PPTSB optimistis mampu terus bertransformasi menjadi organisasi marga yang modern, profesional dan tetap berpijak kuat pada nilai-nilai luhur budaya Toga Sinaga. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru