Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 25 Mei 2026

Seorang Tersangka Pembobol Rumah Diringkus Reskrim Polsek Bangun di Simalungun

- Minggu, 29 Juli 2018 12:05 WIB
612 view
Seorang Tersangka Pembobol Rumah Diringkus Reskrim Polsek Bangun di Simalungun
SIB/Dok
DIAMANKAN: Tersangka pembobol rumah berinisial AZA alias Zul bersama barang bukti barang curian diamankan di Polsek Bangun, Jumat (27/7) malam.
Simalungun (SIB) -Seorang tersangka pembobol rumah di Nagori Pamatang Simalungun berinisial AZA alias Zul diringkus petugas Tim Opsnal Reskrim Polsek Bangun, Jumat (27/7) malam sekira pukul 23.00 WIB.

Informasi dihimpun, tersangka AZA alias Zul melancarkan aksi pembongkaran rumah milik korbannya Maristiwa Siahaan (48), warga Jalan Hati Rongga No 4 Nagori Pamatang Simalungun Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun, Jumat (27/7) pagi sekira pukul 11.30 WIB.

Tersangka berhasil menggasak uang tunai jutaan rupiah dan barang berharga berupa perhiasan emas, berlian, kerabu, Hp, alat elektronik dan barang lainnya dari rumah korbannya sehingga mengakibatkan kerugian material ditaksir sebesar Rp150 juta.

Kapolsek Bangun AKP Putra Jani Purba SH ketika dikonfirmasi wartawan SIB, Sabtu (28/7) membenarkan penangkapan tersangka AZA alias Zul. "Tersangka sudah kita amankan bersama barang bukti hasil curian dari pembongkaran rumah milik korbannya Maristiwa Siahaan, warga Jalan Hati Rongga Nagori Pamatang Simalungun Kecamatan Siantar," katanya.

Diterangkan Kapolsek, sebelum penangkapan tersangka, awalnya korban Maristiwa Siahaan mendatangi Polsek Bangun untuk melaporkan kejadian rumah miliknya di Jalan Hati Rongga Nagori Pamatang Simalungun Kecamatan Siantar disatroni maling, Jumat (27/7) pagi.

Dari hasil keterangkan korban kepada penyidik kepolisian, pembongkaran rumah miliknya baru diketahuinya setelah pulang mengajar dari sekolah, Jumat (27/7) siang sekira pukul 11.30 WIB.

Saat itu korban pertama kali melihat pintu samping rumahnya dalam keadaan terbuka dan bergegas masuk melihat gagang pintu dan ternyata dalam keadaan tercongkel. Sementara di dapur ditemukan koper kecil merk Presiden tempat perhiasan miliknya sudah rusak, satu batang besi, tang, dan kunci inggris terletak di lantai dapur.

Korban yang semakin curiga kemudian masuk ke dalam kamar rumah dan melihat isi lemari pakaian dalam kondisi berserakan, lalu memeriksa isi lemari pakaian dan ternyata kotak perhiasan dan uang miliknya hilang. Selanjutnya memeriksa kamar anaknya, semua barang-barang yang ada di dalam kamar tidak ada lagi di tempatnya dan memeriksa sekeliling rumah dan melihat pintu belakang sudah rusak dalam kondisi kena congkel.

Kejadian tersebut mengakibatkan korban mengalami kerugian material sebesar Rp150 juta karena kehilangan barang-barang berharga berupa perhiasan kalung emas 20 gram, perhiasan kalung emas 5 gram, perhiasan kalung emas 3 gram, perhiasan kalung emas 2 gram dan 1/2 gram, gelang emas seberat 5 gram, dan 3 gram, cincin emas 2 buah seberat 1/2 gram, liontin emas berbentuk manusia seberat 5 gram, krabu/anting bentuk lingkaran 5 gram, 2 buah gelang berlian, satu buah rantai berlian, satu buah cincin berlian, uang Rp3.600.000, 1 buah HP Android merk Oppo Neo 7, 1 buah Hp Android merk Oppo Neo 5, 1 buah Hp Tablet B Pad warna putih, 1 buah Hp Sony Erikson warna hitam, 1 buah loudspeaker dan 1 buah teropong merk Tasco warna hitam dan Powerbank. (D11/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru