Simalungun (harianSIB.com)
Gundukan tanah yang berada di bahu jalan nasional di Kelurahan Saribudolok, Kecamatan Silimakuta, Kabupaten Simalungun mengancam keselamatan pengguna jalan. Pasalnya, gundukan tanah itu hampir memakan badan jalan.
"Itu sangat mengganggu, karena gundukan tanah berada persis di jalan tikungan. Dimana pada saat berada di gundukan tanah itu mobil truk tidak bisa perpapasan. Jadi benar-benar mengganggu dan membahayakan keselamatan pengendara saat melintas," kata seorang pengguna jalan Alpin Purba, Minggu (12/07/2026).
Dia menyampaikan, gundukan tanah itu berasal dari galian drainase di kawasan itu. Saat drainase itu dikeruk, tanahnya diangkat ke badan jalan, namun tidak evakuasi sampai sekarang, sehingga tanah tersebut menggunung di bahu jalan.
"Kalau tidak salah, gundukan tanah itu sudah ada di bahu jalan sekitar 4 bulan lalu. Namun sampai saat ini tanah tersebut tidak evakuasi, membuat hal tersebut mengancam pengendara dan selalu menjadi bahan ocehan warga ketika melintas dari jalan itu," ujarnya.
Baca Juga:
Menurut Alpin, seharusnya tanah itu langsung dievakuasi dari bahu jalan setelah pengerukan drainase, agar pengguna jalan tidak tergangggu. Namun faktanya di lapangan, tanah terus dibiarkan menggunung di badan jalan sampai saat ini, tanpa ada yang menunjukkan kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan.
"Oleh karenanya, kita berharap kepada pihak terkait secepatnya mengevakuasi gundukan tanah itu dari bahu jalan, sebelum terjadi korban kecelakaan lalu lintas. Lebih baik mengantisipasi dari pada menanggulangi. Jangan nanti setelah ada korban baru ada tindakan, itu tidak manusiawi," harap pengguna jalan itu. (**)
Editor
: Robert Banjarnahor