Medan (harianSIB.com)
Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan memprediksi sebagian besar wilayah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat selama periode 6-13 Juli 2026.
Ketua Tim Sistem Peringatan Dini Meteorologi (MEWS) BMKG Wilayah I Martha Rosefina Manurung mengatakan kondisi cuaca tersebut dipengaruhi oleh adanya arus siklonik di Samudera Hindia barat Sumatera yang membentuk belokan angin (shearline) di wilayah Provinsi Sumut.
Selain itu, kondisi atmosfer yang masih labil serta gelombang atmosfer turut mendukung proses konvektif dan pembentukan awan hujan.
"Cuaca di Sumut umumnya didominasi hujan ringan hingga lebat. Pada pagi hingga siang hari cuaca cenderung cerah hingga cerah berawan, namun pemanasan yang cukup signifikan dapat memicu pertumbuhan awan konvektif pada sore hingga malam hari yang berpotensi disertai angin kencang secara lokal," ujar Martha dalam prospek cuaca mingguan BMKG, Senin (6/7/2026)
Baca Juga:
BMKG mencatat dalam beberapa hari terakhir hujan dengan kategori lebat terjadi di sejumlah wilayah. Curah hujan sebesar 52,4 milimeter tercatat di Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara, pada 30 Juni 2026. Selanjutnya, 57,6 milimeter tercatat di Raya, Kabupaten Simalungun, pada 3 Juli 2026, dan 63,6 milimeter di Bahorok, Kabupaten Langkat, pada 4 Juli 2026.
Dalam sepekan ke depan, wilayah yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat meliputi Kabupaten Asahan, Batubara, Dairi, Deliserdang, Karo, Langkat, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Humbang Hasundutan, Toba, Simalungun, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Mandailing Natal, Pakpak Bharat, serta Kota Medan, Binjai, Tebing Tinggi, Pematangsiantar, Padangsidimpuan, Gunungsitoli, dan wilayah Kepulauan Nias.
Editor
: Wilfred Manullang