Polda Sumut Tangkap Dua Pelaku Penyerangan Polisi di Multatuli, Sembilan Masih Buron
Medan(harianSIB.com)Polda Sumatera Utara kembali menangkap dua pelaku penyerangan terhadap personel Direktorat Reserse Narkoba saat melakuka
Medan(harianSIB.com)
Polda Sumatera Utara kembali menangkap dua pelaku penyerangan terhadap personel Direktorat Reserse Narkoba saat melakukan penangkapan seorang pengedar narkoba di kawasan Multatuli, Kota Medan, pada Kamis (28/5/2026). Kedua pelaku ditangkap di wilayah Provinsi Riau.
Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, AKBP Ridwan JM Hutagaol, Rabu (15/7/2026), mengatakan penangkapan dilakukan oleh Unit Reaksi Cepat (URC) Subdirektorat III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut.
"Dengan penangkapan dua pelaku tersebut, total tersangka yang telah diamankan menjadi empat orang. Masih ada sembilan orang lainnya yang telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) dan saat ini terus dilakukan pengejaran," ujar Ridwan.
Ia menjelaskan, penyerangan terjadi ketika personel Subdirektorat II Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut menangkap seorang pengedar narkoba berinisial Fuanto Fransyah alias Apeng (40) di kawasan Multatuli, Kota Medan.
Baca Juga:Saat proses penangkapan berlangsung, sekelompok orang melakukan perlawanan dengan menyerang petugas menggunakan pukulan dan lemparan batu. Akibat kejadian itu, sejumlah personel mengalami luka-luka dan beberapa kendaraan operasional kepolisian mengalami kerusakan.
Setelah insiden tersebut, personel Direktorat Reserse Narkoba mengamankan enam orang yang diduga terlibat. Penanganan kasus kemudian dilimpahkan kepada Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut untuk penyelidikan lebih lanjut.
"Hasil penyelidikan menunjukkan dari enam orang yang diamankan, dua orang terbukti terlibat dan ditetapkan sebagai tersangka. Selanjutnya, kami kembali menangkap dua pelaku lainnya, sehingga total tersangka yang sudah diamankan menjadi empat orang, sedangkan sembilan lainnya masih berstatus DPO," kata Ridwan.
Menurut Ridwan, hasil penyidikan mengungkap para pelaku melakukan penyerangan karena tidak terima dengan tindakan polisi yang menangkap pelaku narkotika di lokasi tersebut. Mereka kemudian melakukan kekerasan terhadap petugas dengan memukul dan melempar batu untuk menghalangi proses penegakan hukum.
Polda Sumut menegaskan pengejaran terhadap sembilan pelaku yang masih buron terus dilakukan guna menuntaskan kasus penyerangan terhadap aparat penegak hukum tersebut.(**)
Medan(harianSIB.com)Polda Sumatera Utara kembali menangkap dua pelaku penyerangan terhadap personel Direktorat Reserse Narkoba saat melakuka
Tanjungbalai(harianSIB.com)Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tanjungbalai menangkap dua remaja yang diduga mengedarkan narkotika
Nias(harianSIB.com)Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Afif Nasution disambut hangat ratusan warga saat tiba di Bandara Binaka, Kabupaten
Pematangsiantar(harianSIB.com)Satuan Reserse Narkoba Polres Pematangsiantar menangkap seorang residivis kasus narkotika berinisial ZU (60) d
Padangsidimpuan(harianSIB.com)PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara (Sumut) mengerahkan 100 personel dalam kegiatan Ba
Medan(harianSIB.com)Polrestabes Medan mengungkap dua perempuan berinisial JS dan FR yang menjadi tersangka dalam kasus tewasnya ASN BPN Kabu
Medan(harianSIB.com)Satreskrim Polrestabes Medan menetapkan dua perempuan berinisial JS dan FR sebagai tersangka dalam kasus tewasnya Aparat
Jakarta(harianSIB.com)Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sedang melakukan transformasi p
Medan(harianSIB.com)Perkara dugaan tindak pidana kekerasan terhadap anak yang melibatkan tiga Anak yang Berkonflik dengan Hukum (ABH) saat i
Jakarta(harianSIB.com)Mantan Wakil Menteri Luar Negeri RI Dino Patti Djalal mengungkapkan keresahannya setelah mendapati mafia tanah yang du
Medan(harianSIB.com)Personel TNI/Polri dikerahkan untuk membantu distribusi BBM usai terjadinya antrean panjang kendaraan, termasuk di beber
Jakarta(harianSIB.com)Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan status mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansya