Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 02 Mei 2026

Pencuri Burung Tewas Diamuk Massa di Medan

- Rabu, 05 Maret 2014 11:06 WIB
1.101 view
Pencuri Burung Tewas Diamuk Massa di Medan
Medan (SIB)- Satu dari 3 tersangka pencuri, MA (23) warga Perumnas Mandala Kecamatan Medan Denai, tewas diamuk massa, setelah dipergoki mencuri burung gelatik milik Roni Tobing (24), warga Jalan Taud Kelurahan Sidorejo, Medan Tembung, Selasa (4/3/2014) sekira pukul 04.00 WIB.

Menurut informasi yang dihimpun, pagi itu MA dan 2 temannya  mengendarai mobil CRV warna hitam berhenti di depan rumah korban. MA turun dari mobil dan masuk ke teras rumah dengan memanjat pagar, sedangkan 2 temannya menunggu di dalam mobil.

Selanjutnya MA mengambil sangkar berikut burung di dalamnya yang digantung di atas plafon teras rumah. Saat akan ke luar rumah, aksi MA dipergoki korban yang mendengar kicauan burungnya. Roni langsung berteriak maling sehingga warga sekitar  mendatangi rumah itu. Dua tersangka langsung melarikan diri meninggalkan MA. MA yang ketakutan berusaha keluar dengan memanjat pagar sembari memegang barang curian.

Setelah berhasil keluar rumah, warga menangkap tersangka dan menghakiminya. Melihat MA bersimbah darah dan tidak bergerak, massa berhenti menghakiminya. Saat dicek, ternyata tersangka telah tewas akibat luka di sekujur tubuhnya.

Petugas Polsek Percut Sei Tuan datang ke lokasi kejadian mengevakuasi mayat MA ke Instalasi Jenazah RSU dr Pirngadi Medan untuk divisum.

Kapolsek Percut Sei Tun, Kompol Ronald Sipayung SH SIK, melalui Kanit Reskrim AKP Zulkifli Harahap ketika dikonfirmsi membenarkan adanya peristiwa itu. "MA dibawa ke Instalasi Jenazah RSU dr Pirngadi Medan untuk keperluan visum. Pemilik burung telah membuat laporan resmi di kantor polisi dan kita telah memintai keterangan saksi. Kita juga telah menyita barang bukti berupa sangkar berserta burungnya serta obeng dari saku celana tersangka," ujarnya. (A24/h)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru