Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 April 2026

Badai Super 'Milton' Hantam AS, Lebih dari 3.000 Penerbangan Dibatalkan

Wilfred Manullang - Kamis, 10 Oktober 2024 07:10 WIB
257 view
Badai Super 'Milton' Hantam AS, Lebih dari 3.000 Penerbangan Dibatalkan
Foto: Getty Images via AFP/JOE RAEDLE
Situasi di Florida, AS, yang dilanda badai Milton.
Florida (harianSIB.com)
Lebih dari 3.000 dibatalkan di seluruh AS setelah badai dengan kekuatan dahsyat 'Milton' melanda wilayah Florida, Amerika Serikat (AS).

Pembatalan jadwal penerbangan di AS menjadi yang terparah dalam hampir dua bulan terakhir. Ini merujuk pada data dari situs pelacakan penerbangan FlightAware.

Sebagaimana dikutip dari Detikcom, Rabu (9/10/2024), data FlightAware menunjukkan maskapai penerbangan AS telah membatalkan lebih dari 1.800 penerbangan pada hari ini. Maskapai di AS juga membatalkan hampir 1.000 penerbangan yang harusnya terjadwal untuk Kamis (10/10) waktu setempat.

Pembatalan penerbangan ini sebagian besar disebabkan oleh penutupan bandara di jalur badai Milton. Bandara Internasional Orlando ditutup pada Rabu pagi sekitar pukul 08.00 waktu setempat.

Bandara Sarasota Bradenton, St Petersburg-Clearwater, dan Southwest Florida ditutup sejak Selasa (8/10) malam kemarin. Sementara, Bandara Internasional Tampa ditutup Selasa pagi kemarin.

Badai Milton ini paling mempengaruhi maskapai penerbangan dengan jadwal padat di Florida. Maskapai Spirit Airlines maupun JetBlue telah membatalkan sekitar 20% dari jadwal mereka pada hari Rabu ini. Sementara, Southwest Airlines telah membatalkan beberapa dari 10 penerbangannya pada hari Rabu.

Badai Milton diprediksi menjadi badai kategori 5. Badai pada kategori 5 merupakan badai dengan daya rusak sangat parah. Presiden AS Joe Biden telah memerintahkan evakuasi besar-besaran di wilayah yang diprediksi terdampak badai tersebut.

"Ini masalah hidup dan mati, dan itu bukan hiperbola," ucap Biden saat berbicara dari Gedung Putih pada Selasa (8/10) waktu setempat seperti dilansir AFP. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru