Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 11 April 2026

Istri Wali Kota New York Mamdani Terseret Skandal Anti Yahudi

Redaksi - Selasa, 17 Maret 2026 09:46 WIB
332 view
Istri Wali Kota New York Mamdani Terseret Skandal Anti Yahudi
David Dee Delgado/Getty Images/AFP
Wali Kota New York City Zohran Mamdani dan istrinya Rama Duwaji.

New York(harianSIB.com)

Wali Kota New York City Zohran Mamdani kini tengah berada di pusaran badai politik hebat setelah karya ilustrasi masa lalu istrinya yang berkaitan dengan Palestina mencuat ke publik.

Ketegangan ini bermula pada pekan lalu saat sejumlah media sayap kanan melaporkan keterlibatan Ibu Negara New York City, Rama Duwaji, dalam proyek yang terhubung dengan penulis Palestina ternama, Susan Abulhawa, yang dikenal melalui pernyataan-pernyataan kontroversialnya.

Mamdani secara terbuka telah mengecam pernyataan Abulhawa di masa lalu sebagai sesuatu yang menjijikkan. Namun langkah tersebut justru memicu reaksi keras dari para pendukungnya sendiri. Mereka menilai sang wali kota berisiko memperkuat narasi berbahaya yang menyamakan dukungan terhadap Palestina dengan sentimen anti-Yahudi, sekaligus menyoroti standar ganda yang dihadapi Mamdani sebagai wali kota Muslim pertama di kota terbesar Amerika Serikat tersebut.

Dikutip dari CNBC Indonesia. keterkaitan Duwaji dengan Abulhawa pertama kali diungkap oleh situs berita konservatif Washington Free Beacon yang menyebutkan bahwa ilustrator lepas berusia 28 tahun itu menyediakan karya untuk sebuah esai dalam koleksi tulisan dari warga Gaza. Koleksi tersebut bertajuk "Every Moment is a Life" yang diterbitkan secara daring oleh platform "Everything is Political".

Baca Juga:
Namun, Abulhawa kemudian memberikan klarifikasi bahwa karya yang diilustrasikan oleh Duwaji sebenarnya adalah sebuah cerita pendek berjudul "A Trail of Soap" yang ditulis oleh seorang warga Gaza yang mengungsi akibat perang. Cerita tersebut memerinci kesulitan dan penghinaan saat harus menggunakan toilet darurat di wilayah yang luluh lantak akibat konflik.

Mamdani menegaskan bahwa istrinya dipekerjakan oleh pihak ketiga dan tidak pernah berhubungan langsung dengan sang penulis.

Laporan dari Free Beacon, New York Post, dan Jewish Insider menyoroti berbagai unggahan masa lalu Abulhawa yang dianggap menyerang kaum Yahudi, meskipun tuduhan itu dibantah oleh sang penulis.

Abulhawa menyatakan bahwa pernyataannya adalah refleksi dari rasa sakit sebagai orang Palestina yang telah menyaksikan langsung dampak perang di Gaza yang telah menelan lebih dari 72.000 korban jiwa sejak Oktober 2023.

Dalam salah satu artikel di situs The Electronic Intifada, Abulhawa sempat mendeskripsikan serangan 7 Oktober 2023 sebagai momen spektakuler yang mengejutkan dunia. Di media sosial, ia juga mengecam apa yang disebutnya sebagai pembantaian supremasi Yahudi di Gaza dan menggunakan istilah-istilah tajam terhadap para pendukung kebijakan Israel.

Menanggapi tekanan publik, Mamdani menggelar konferensi pers untuk menegaskan bahwa istrinya tidak mengetahui adanya unggahan media sosial tersebut. Ia juga menekankan bahwa pemerintahan yang ia pimpin berdiri tegak melawan segala bentuk kefanatikan.

Mamdani secara eksplisit mengutuk pilihan kata yang digunakan oleh Abulhawa dalam narasi publiknya.

Melalui pernyataan video berdurasi panjang pada hari Sabtu, Abulhawa mencoba memberikan penjelasan kepada publik, termasuk kepada Mamdani dan para pengkritiknya. Ia menolak tuduhan anti-Semitisme dan menyatakan bahwa dirinya hanya merespons struktur kekuasaan Zionis dari perspektif korban sistem tersebut.

Ia menambahkan bahwa apa yang terjadi di Gaza adalah genosida yang disaksikan dunia secara nyata dengan segala kengerian dan luka generasionalnya.

Abulhawa juga menyinggung perasaan sakit hati, amarah, dan penghinaan yang dirasakan warga Palestina serta ketidakberdayaan mereka untuk menghentikan penderitaan tersebut. Ia menyatakan akan terus bersuara lantang bagi mereka yang tidak berdaya melawan kekerasan kolonial. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru