Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 06 September 2026

Dari Laut Jadi Daratan, Singapura Siapkan Proyek Reklamasi 800 Hektare

Redaksi - Sabtu, 05 September 2026 17:33 WIB
356 view
Dari Laut Jadi Daratan, Singapura Siapkan Proyek Reklamasi 800 Hektare
Dok. visitsingapore.com
Merlion Park Singapura.

Sebagai alternatif digunakan tanah dasar laut dan sisa galian konstruksi, namun pasir alami tetap paling ideal karena sifatnya stabil. Bahan lain seperti tanah liat laut sulit dikerjakan dan berbiaya perbaikan mahal.

Tantangan makin besar karena lokasi proyek semakin dalam. David Ng dari Lembaga Insinyur Singapura (IES) menyebutkan, satu hektare laut sedalam 10 meter butuh sekitar 100.000 meter kubik material. Untuk proyek Long Island dengan kedalaman rata-rata 20 meter, dibutuhkan minimal 160 juta meter kubik, setara 64.000 kolam renang Olimpiade.

Singapura berinovasi lewat metode polder seperti di Pulau Tekong yang mampu memangkas penggunaan pasir hingga hampir separuhnya, meski biaya pemeliharaan tetap tinggi. Material daur ulang dan pasir buatan belum cukup menjawab karena keterbatasan volume atau biaya energi yang mahal.

Oleh karena itu, proyek kemungkinan besar akan menerapkan sistem polder hibrida: tanggul pelindung dan sistem drainase untuk mengurangi kebutuhan penimbunan secara drastis.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pidato BTS di PBB Jadi Bahan Pelajaran di Korsel, AS, Vietnam dan Singapura
PSI: Tampang Rakyat Kecil Bukan Bahan Tertawaan
Debu Vulkanik Sinabung Diolah Jadi Bahan Bangunan Berbasis Semen
Gedung Putih Kecam Pengiriman Paket Bahan Peledak ke Mantan Presiden AS
90 Persen Industri Farmasi Nasional Masih Pakai Bahan Baku Impor
Pemko Pematangsiantar Sosialisasi Penyalahgunaan Bahan Berbahaya pada Makanan
komentar
beritaTerbaru