Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 11 September 2026

Gunung Sakurajima Kembali Erupsi, Abu Vulkanik Hujani Kota Kagoshima

Redaksi - Jumat, 11 September 2026 19:57 WIB
72 view
Gunung Sakurajima Kembali Erupsi, Abu Vulkanik Hujani Kota Kagoshima
Foto: Dok/Int
Gunung Sakurajima di Prefektur Kagoshima, Jepang, kembali mengalami erupsi pada Jumat (11/9/2026).

Kagoshima(harianSIB.com)

Gunung Sakurajima di Prefektur Kagoshima, Jepang, kembali mengalami erupsi pada Jumat (11/9/2026). Letusan dari Kawah Minamidake menyemburkan kolom abu vulkanik hingga sekitar 1.300 meter.

Badan Meteorologi Jepang (JMA) mencatat erupsi tersebut merupakan bagian dari rangkaian aktivitas vulkanik Gunung Sakurajima yang berlangsung sejak Kamis (10/9/2026).

Abu vulkanik yang terbawa angin dilaporkan menyeberangi Teluk Kagoshima dan mencapai kawasan perkotaan, termasuk Kota Kagoshima. Hujan abu tipis menyelimuti sejumlah jalan, kendaraan, dan bangunan.

Kondisi tersebut menyebabkan jarak pandang pengendara menurun. Abu yang menempel di permukaan jalan juga membuat sejumlah ruas jalan menjadi licin sehingga pengguna kendaraan diimbau meningkatkan kewaspadaan.

Baca Juga:
Hingga Jumat, belum ada laporan korban luka maupun kerusakan struktural bangunan yang signifikan akibat rangkaian erupsi tersebut. Warga setempat tetap menjalankan aktivitas sehari-hari, meski diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan aktivitas gunung api.

JMA masih menetapkan status aktivitas Gunung Sakurajima pada Level 3 atau Siaga. Masyarakat dilarang mendekati kawasan puncak, terutama dalam radius 2 kilometer dari kawah.

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Maskapai Jepang Larang Pilotnya Minum Alkohol Sehari Sebelum Terbang
BTS Minta Maaf Pasca Pakai T-Shirt Bom Atom Jepang dan Topi Nazi
Film Jepang Tentang Tsunami Aceh Buka NETPAC Asian Film Festival
Muslimah Rabu Biru Sumut Kumpulkan Bantuan untuk Korban Bencana Alam Madina
Pedagang Eks Pasar Aksara Sumbang Korban Bencana Alam di Madina
Pemohon Visa Pekerja Profesional ke Jepang Wajib Bergelar Sarjana
komentar
beritaTerbaru