Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 25 September 2026

Karpet Merah Membentang, Jet Tempur Melintas: Trump Sambut Xi Jinping di AS

Redaksi - Jumat, 25 September 2026 10:04 WIB
192 view
Karpet Merah Membentang, Jet Tempur Melintas: Trump Sambut Xi Jinping di AS
REUTERS/Jonathan Ernst
Ini kunjungan pertama Xi Jinping ke AS dalam hampir tiga tahun dengan sektor perdagangan, teknologi, agenda utama Teheran dan Taiwan.

Washington(harianSIB.com)

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyambut langsung Presiden China Xi Jinping di bandara yang dinilai sebagai gestur langka menandai dimulainya kunjungan kenegaraan penuh seremoni.

Kunjungan ini bertujuan meredakan ketegangan antara kedua negara adidaya terkait berbagai isu, mulai dari kecerdasan buatan (AI) dan perdagangan hingga masalah Iran.

Dilansir AFP, Kamis (24/9/2026), Trump dan Ibu Negara Melania berjabat tangan dengan Xi dan istrinya, Peng Liyuan, setelah Xi turun dari pesawatnya di Joint Base Andrews, pangkalan udara militer AS di luar Washington.

Penyambutan tingkat tinggi itu dilengkapi karpet merah sepanjang 100 kaki atau sekitar 30 meter, pasukan penghormatan, barisan kehormatan beranggotakan 21 personel, serta tim pembawa bendera Amerika Serikat dan China.

Baca Juga:
Dua pesawat pengebom (bomber) B-1 melakukan atraksi terbang lintas atau flyover yang menderu keras. melintas di atas pangkalan udara tersebut sebagai bagian dari rangkaian penyambutan.

Penyambutan Xi dan Ibu Negara turut ditampilkan enam jet tempur F-22 dan enam jet F-16 berjajar di landasan pacu, sementara para pejabat AS berjejer di dekat karpet merah menyambut pemimpin China tersebut.

Trump, yang mengenakan mantel panjang dan sarung tangan, serta Xi kemudian berdiri berdampingan di landasan pacu diiringi musik dari korps musik militer.

Sambutan langsung penghormatan di bandara ini tidak didapatkan Trump saat ia mengunjungi Beijing pada bulan Mei lalu. Rangkaian kunjungan Xi diisi dengan acara megah selama tiga hari, mencakup atraksi terbang lintas lainnya serta jamuan kenegaraan di Gedung Putih.

Menurut media pemerintah China, Xi didampingi oleh orang kepercayaannya, Cai Qi, serta Menteri Luar Negeri Wang Yi, di antara pejabat lainnya.

Trump dan Melania kemudian kembali ke Gedung Putih menggunakan helikopter kepresidenan Marine One.

Penyambutan megah tersebut menandai kunjungan pertama Xi ke Washington sejak 2015. Kunjungan ini berlangsung ketika kedua pemimpin bersiap melakukan pembicaraan mengenai perdagangan, tarif, teknologi, kecerdasan buatan, hubungan militer, Taiwan, Iran, serta perang Rusia-Ukraina.

Keputusan Trump menyambut Xi secara langsung di bandara merupakan gestur yang sangat menonjol terhadap seorang pemimpin asing yang sedang berkunjung.

Ini merupakan pertama kalinya sejak 1962 seorang presiden AS menyambut langsung pemimpin negara asing di sebuah bandara.

Sebelumnya, Trump diketahui telah menunjukkan keinginannya untuk memberikan kesan khusus kepada Xi dalam kunjungan tersebut.

Presiden dari Partai Republik itu telah memastikan pembangunan landasan pendaratan helikopter baru di South Lawn Gedung Putih sudah selesai sebelum kedatangan Xi.

Kunjungan Xi kali ini pun semakin istimewa karena merupakan kunjungan kenegaraan pertama pemimpin China ke AS dalam waktu lebih dari satu dekade.

Kemeriahan penyambutan itu tidak berhenti di bandara. Penyambutan berlanjut ke Gedung Putih.

Trump dan Melania Trump menjadi tuan rumah jamuan makan malam kenegaraan yang mewah.

Melania Trump turut membantu persiapan jamuan makan malam tersebut, yang menyajikan hidangan pembuka berupa velouté atau labu kuning dengan jamur liar, rempah segar, pancetta renyah, dan siraman minyak daun bawang.

Setelah itu, para tamu akan disuguhi ikan sea bass berbalut wijen dengan baby bok choy yang dimasak perlahan, terong panggang, dan saus verte. Hidangan penutupnya adalah crémeux vanila dengan confit ceri asam dan frangipane kenari, serta es krim yang menggunakan madu dari Gedung Putih.

Dalam pertemuan itu, Trump menyoroti membaiknya hubungan kedua negara.

"Sebagai pemimpin kedua negara, Presiden Xi dan saya sama-sama memahami bahwa kami mewakili sistem yang berbeda, namun ikatan antara rakyat kami tetap kokoh, dan hubungan kami kini lebih baik dari sebelumnya," ujar Trump.

Dalam jamuan makan malam itu, ia juga menyerahkan hadiah kepada Xi yang merupakan karya seorang seniman Amerika.

Xi Jinping menyatakan bahwa Tiongkok dan AS harus menjajaki pendekatan baru bagi negara-negara besar untuk dapat hidup berdampingan dengan baik.

"Kedua negara harus bertindak sebagai kekuatan besar yang bertanggung jawab," ujar Xi Jinping.

Acara jamuan makan malam hari Kamis ini akan dihadiri oleh sejumlah tokoh raksasa industri teknologi, termasuk pendiri Amazon Jeff Bezos, Elon Musk dari Tesla dan SpaceX, Sundar Pichai dari Google, Presiden OpenAI Greg Brockman, serta Michael Dell, CEO Dell Technologies.

Trump kemudian mengajak Xi Jinping untuk berkeliling Gedung Putih. Di hadapan Xi Jinping, Trump sempat menunjukkan foto mantan Presiden AS Joe Biden yang diganti dengan foto autopen atau tanda tangan Biden.

Sebelumnya kedua kepala negara menggelar pertemuan bilateral di Gedung Putih. Mereka membahas isu keamanan, perdagangan dan teknologi.

Dalam sambutannya, Trump memuji-muji hubungan antara dua negara. Serta bagaimana para leluhur melakukan pertukaran budaya.

"Kedua negara kita benar-benar melakukan hal yang sama, dan kami sangat bangga akan hal itu," ujar Trump.

Sementara Xi Jinping mengatakan bahwa pertemuan ini memiliki makna yang historis.

"Sebagai dua negara besar, memikul tanggung jawab historis untuk memajukan pembangunan dan kemajuan umat manusia," ujar Xi Jinping. (*)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
276 Warga Batang Keluhkan Mual dan Pusing Usai Santap MBG, Pemkab Siapkan 4 Layanan Kesehatan
Polda Sumut Tahan Anggota DPRD Sumut Dhody Thahir Terkait Dugaan Pemalsuan Surat Tanah 15 Hektare
Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 668 Bungkus Vape Berisi Narkotika di Tanjungbalai
Polres Tanjungbalai Bekuk Pengedar Cairan Etomidate, 109 Cartridge Vape Disita
Pohon Beringin Berusia 25 Tahun Resahkan Warga Glugur, Khawatir Tumbang Saat Hujan dan Angin Kencang
PLN Selesaikan Recovery SUTT 150 kV Arun-Bireuen Pascabencana
komentar
beritaTerbaru