Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 26 September 2026

77 Negara Walk Out Saat PM Israel Benjamin Netanyahu Berpidato, Delegasi Indonesia Ikut Tinggalkan Ruangan

Redaksi - Jumat, 25 September 2026 16:23 WIB
287 view
77 Negara Walk Out Saat PM Israel Benjamin Netanyahu Berpidato, Delegasi Indonesia Ikut Tinggalkan Ruangan
AFP/ANGELA WEISS
Sejumlah delegasi meninggalkan ruangan ketika Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berpidato di sidang ke-81 Majelis Umum PBB di markas besar PBB di New York pada 24 September 2026.

New York(harianSIB.com)

Delegasi Indonesia bersama delegasi sejumlah negara walk out atau meninggalkan ruang sidang saat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tiba di mimbar untuk menyampaikan pidato dalam Sidang Majelis Umum PBB di New York pada Kamis (24/9).

Dalam video Perwakilan Tetap Republik Indonesia (PTRI) di New York yang dirilis Kementerian Luar Negeri, tampak delegasi Indonesia berdiri dan mengambil tas mereka lalu meninggalkan bangku.

Bench Indonesia di ruangan itu pun kosong. Tak cuma Indonesia, delegasi dari negara lain pun melakukan tindakan serupa.

Saat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berjalan ke mimbar terdengar sorakan "huu" dari audiens. Terdengar pula tepuk tangan dari delegasi Israel.

Baca Juga:
Para delegasi yang WO itu membuat ruang sidang hanya terisi sebagian orang, tak ramai seperti biasa.

Hanya beberapa negara yang memilih untuk tetap berada di sana. Netanyahu hanya diam dan memandang apa yang terjadi di depannya.

Total 77 delegasi negara yang meninggalkan ruang sidang PBB.

Saat banyak delegasi berjalan ke arah pintu keluar, Presiden Sidang Majelis Umum Khalilur Rahman meminta audiens untuk tertib.

Netanyahu merespons dengan sinis delegasi yang WO bahkan menyebut mereka pengecut.

"Jika masih ada pengecut moral yang belum meninggalkan ruangan ini, silakan lakukan sekarang. Terima kasih, banyak," kata Netanyahu saat delegasi berjalan meninggalkan ruangan.

Aksi Walk Out sebelumnya juga dilakukan delegasi Israel saat Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyampaikan kritik terhadap tindakan Israel di Gaza dan Tepi Barat.

Delegasi Israel meninggalkan ruang sidang setelah mendengar pernyataan Erdogan. Sementara itu, pidato Presiden Turki tersebut mendapat sambutan tepuk tangan dari perwakilan Palestina.

Walk out merupakan bentuk protes, penolakan, atau boikot diplomatik, terhadap isu atau sosok tertentu.

Indonesia merupakan salah satu negara yang mengutuk keras pendudukan dan agresi brutal Israel di Palestina. RI juga jadi negara yang mendukung penuh perjuangan kemerdekaan Palestina.

Dalam forum-forum internasional, Indonesia kerap mengarusutamakan isu-isu Palestina agar tak dilupakan dunia. RI juga mengirim bantuan kemanusiaan untuk Palestina bahkan sebelum agresi.

Agresi Israel di Palestina menyebabkan lebih dari 75.000 warga di Palestina tewas, ratusan ribu rumah dan fasilitas sipil hancur, dan jutaan orang terpaksa menjadi pengungsi.

Netanyahu sebelumnya disebut berupaya memanfaatkan pidatonya di PBB untuk memperkuat dukungan jelang pemilu Israel. Namun usahanya untuk bertemu Presiden AS Donald Trump nampaknya belum membuahkan hasil.

Menurut jurnalis diplomatik The Times of Israel, Lazar Berman, menyebut kantor Netanyahu telah berupaya mengatur pertemuan dengan Trump. Namun, Trump "tampaknya tidak bersedia mewujudkannya."

Trump diketahui malah bertemu dengan Wali Kota New York Zohran Mamdani pada pekan ini jelang Sidang Majelis Umum PBB berlangsung.

Sementara itu, ketegangan juga terlihat di luar kompleks markas besar PBB.

Ratusan demonstran berkumpul untuk memprotes kehadiran Netanyahu sekaligus menyuarakan dukungan terhadap rakyat Palestina.

Aksi di dalam dan luar gedung PBB tersebut berlangsung ketika perang di Gaza dan masa depan solusi dua negara kembali menjadi salah satu isu utama dalam perdebatan internasional. (*)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru