Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 09 Oktober 2026

Eks Ibu Negara Sri Lanka Ditangkap terkait Dugaan Korupsi Dana Amal

Redaksi - Jumat, 09 Oktober 2026 10:55 WIB
105 view
Eks Ibu Negara Sri Lanka Ditangkap terkait Dugaan Korupsi Dana Amal
Dok. AP Photo/Lahiru Harshana
Petugas penjara mengawal Shiranthi Rajapaksa, istri mantan Presiden Sri Lanka Mahinda Rajapaksa, menuju kendaraan tahanan di luar gedung pengadilan di Kolombo, Sri Lanka, Rabu (7/10/2026).

Kolombo(harianSIB.com)

Otoritas antikorupsi Sri Lanka menangkap mantan Ibu Negara Sriranthi Rajapaksa, pada Rabu (7/10/2026) waktu setempat, atas dugaan korupsi dana amal. Dalam kasus ini, yayasan amal milik Sriranthi dituduh telah menyalahgunakan dana sumbangan yang dikumpulkan untuk sebuah rumah sakit anak.

Pemerintahan Presiden Anura Kumara Dissanayake telah menghidupkan kembali penyelidikan kasus korupsi yang sempat lama terbengkalai, yang melibatkan anggota keluarga Rajapaksa -- yang pernah sangat berpengaruh dan mendominasi politik Sri Lanka selama hampir dua dekade

Sriranthi yang merupakan istri mantan Presiden Mahinda Rajapaksa ini, seperti dilansir AFP, Rabu (7/10/2026), ditangkap di Kolombo dan akan dihadirkan ke hadapan hakim dalam persidangan kasusnya. Penangkapan itu dilakukan oleh Komisi Penyelidikan Dugaan Penyuapan atau Korupsi (CIABOC).

"Penangkapan ini terkait dengan Yayasan Siriliya Saviya miliknya," kata seorang pejabat CIABOC saat berbicara kepada wartawan di kediaman keluarga Rajapaksa di Kolombo.

Baca Juga:
Detik.com melansir, Sriranthi yang berusia 73 tahun ini, sempat bepergian ke Singapura pada 16 September lalu untuk menjalani perawatan medis. Dia menerima surat pemanggilan di Bandara Kolombo untuk memberikan keterangan kepada polisi mengenai yayasan amalnya tersebut.

Dia kembali pada Senin (5/10) waktu setempat, setelah mengajukan permohonan ke pengadilan untuk mencegah penangkapan dirinya. Namun sidang untuk membahas permohonan penangguhan penahanan itu baru dijadwalkan pada 12 Oktober.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ketua Umum DPP Komite Masyarakat Danau Toba Edison Manurung Audensi dengan Ketua Yayasan Pendidikan Sisingamangaraja Tapanuli
Menteri Koperasi Ferry Juliantono Terima Seperangkat Pakaian Kebesaran Adat Batak di UNITA
Yayasan Sisingamangaraja XII Tapanuli Siapkan 10 Hektare Lahan Bawang Putih, Targetkan Tapanuli Tak Lagi Bergantung Impor
Yayasan Ono Niha Desak Moratorium Pemekaran Dicabut, Dorong Kepulauan Nias Jadi Provinsi
Yayasan Pelita Kita Bersama Salurkan Bantuan Kepada Dua Warga di Desa Hutatoruan I Tarutung
Anak-Anak Sekolah Dasar di Simalingkar Harus Menyeberangi Sungai ke Sekolah, Yayasan Lansia Merdeka Indonesia Hadir Bangun Jembatan
komentar
beritaTerbaru