Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 18 September 2026

Dinilai Janggal, FPDIP Pertanyakan Anggaran Sarana Budidaya Perikanan Tanjungbalai

- Rabu, 19 Oktober 2016 20:33 WIB
252 view
Dinilai Janggal, FPDIP Pertanyakan Anggaran Sarana Budidaya Perikanan Tanjungbalai
Tanjungbalai (SIB) -Dinilai ada kejanggalan, realisasi anggaran kegiatan sarana budidaya perikanan senilai Rp1.059.693.000 yang dikelola Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Tanjungbalai dipertanyakan.

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tanjungbalai menyoroti sejumlah kegiatan tahun 2015 yang dinilai syarat kejanggalan, di antaranya dana kegiatan pengembangan bibit ikan Rp100 juta yang terealisasi mencapai 100 persen.

Pembinaan dan pengembangan perikanan senilai Rp80 juta terealisasi 100 persen. Pengadaan sarana budidaya perikanan Rp1.059.693.000 terealisasi 99,41 persen.

Sejumlah kegiatan yang dikelola Dinas Perikanan dan Kelautan tahun anggaran 2015 menuai sorotan Fraksi PDI Perjuangan yang disampaikan dalam pendapat akhir fraksi, Senin (17/10) pada Rapat Paripurna Nota Pengantar Keuangan Rancangan Peraturan Daerah atas Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Tanjungbalai TA 2015.

FPDI Perjuangan memertanyakan keberadaan pengembangan bibit ikan unggul yang telah dilaksanakan, namun hingga kini lokasi balai benih ikan tersebut tak jelas tempatnya. "Balai benih ikan yang dikelola Dinas Perikanan tidak pernah disampaikan berapa jumlah benih ikan yang ada.

Berapa jenis ikan yang dikembangkan dan berapa banyak jumlah pemasukan dari hasil penjualan ikan-ikan tersebut yang diperoleh dan Pemko Tanjungbalai tidak memberikan jawaban yang riil terhadap pertanyaan Fraksu PDI Perjuangan yang disampaikan dalam pandangan umum fraksi," tegas juru bicara yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan Erna Veva menyampaikan pendapat akhir fraksi.

Ditegaskan pula, Dinas Perikanan dan Kelautan tidak dapat memberikan data lengkap laporan pelaksanaan kegiatan tanpa alasan yang jelas. (D22/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru