Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 02 Mei 2026

Pemkab Taput Galakkan IP2 Wujudkan Visi Menjadi Lumbung Pangan

- Senin, 06 Februari 2017 17:53 WIB
487 view
Pemkab Taput Galakkan IP2 Wujudkan Visi Menjadi Lumbung Pangan
SIB/Posma Simorangkir
PANEN PERDANA: Bupati Taput Nikson Nababan bersama Menteri Pertanian diwakili Staf Ahli Bidang Lingkungan Mukti Harjono, Ketua DPRD Taput Ottoniyer Simanjuntak, Ketua Tim Upsus Provinsi Sumut Ali Jamil Harahap, Ketua TP PKK Taput Ny Satika Nikson, Kadis P
Tarutung (SIB) -Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menggalakkan indeks pertanaman (IP) 2 untuk padi sawah sebagai upaya mewujudkan visi Tapanuli Utara sebagai lumbung pangan sekaligus meningkatkan penghasilan masyarakat.

Program ini berhasil dilaksanakan di Desa Hutatoruan I, Kecamatan Tarutung di atas lahan masyarakat seluas 120 hektare dengan produksi sekira 5,6 ton per hektare yang panen perdananya dilaksanakan Bupati Taput Nikson Nababan bersama Menteri Pertanian diwakili Staf Ahli Bidang Lingkungan Mukti Harjono, Jumat (3/2).

Bupati menyampaikan program ini akan dilakukan bertahap dan berkelanjutan yakni tahap awal Oktober 2016 dengan luas tanam 120 hektare akan ditingkatkan menjadi 300 hektare tahun 2017 ini serta ditingkatkan di tahun 2018 menjadi 600 hektare.

"Tahun 2017 dan 2018, kita masih konsentrasi di wilayah Silindung yakni Kecamatan Tarutung, Kecamatan Siatas Barita dan Kecamatan Sipoholon. Setelah itu akan melangkah ke seluruh kecamatan di Kabupaten Tapanuli Utara. Gerakan ini dimaksudkan untuk menumbuhkan semangat para petani," sebutnya.

Menurutnya, percepatan pembangunan tidak bisa lagi hanya dengan slogan-slogan, tetapi harus dikerjakan dengan kerja keras dan sungguh-sungguh. "Dua tahun anggaran sebelumnya yaitu 2015 dan 2016 kita memprioritaskan pembangunan  infrastruktur jalan agar tercipta interkoneksi antar kecamatan dan desa di daerah ini. Setelah program itu hampir rampung, maka di tahun 2017 ini, kita akan memprioritaskan anggaran untuk sektor pertanian dalam rangka mewujudkan Tapanuli Utara menjadi lumbung pangan," ujarnya.

Untuk itu seluruh masyarakat secara khusus kelompok tani diajak dapat bekerjasama dan terlibat aktif dalam menggalakkan pertanian di Tapanuli Utara. "Saya yakin bahwa dengan kerja keras maka Taput dapat menjadi lumbung pangan. Taput juga akan dapat memberi contoh bahwa bertani merupakan profesi sangat berharga," ujarnya.

Nikson Nababan mengharapkan dengan kehadiran Staf Ahli Menteri Pertanian maka daerah semakin mendapat perhatian dari pemerintah pusat. "Selama ini kami sudah mendapat banyak bantuan dari Kementerian Pertanian sesuai proposal yang kami ajukan. Namun kami masih mengharapkan adanya bantuan yang lebih besar lagi," ucapnya.

Panen perdana IP2 di Desa Hutatoruan I ditandai dengan pemotongan padi oleh Bupati Taput, Staf Ahli Menteri Pertanian bersama sejumlah pejabat lainnya antara lain Ketua DPRD Taput Ottoniyer Simanjuntak, Ketua Tim Upsus Provinsi Sumut Ali Jamil Harahap, Ketua TP PKK Taput Ny Satika Nikson, Kadis Pertanian Taput Tony Simangunsong serta  dihadiri sejumlah camat, kepala desa dan pengurus kelompok tani serta SKPD Pemkab Taput.

Pemanenan padi IP2 dilanjutkan dengan menggunakan mesin Combine Harvester dan  pencanangan Gerakan Percepatan Luas Tambah Tanam.

Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Lingkungan menyatakan potensi pertanian yang dimiliki Taput harus terus dikembangkan termasuk beberapa program yang telah dilaksanakan Bupati Nikson Nababan.

"Kementerian Pertanian akan mendukung seluruh kerja keras ini termasuk memberikan alat tanam, pompa, hand traktor untuk mendukung produksi pangan.
Program IP2 ini bertujuan meningkatkan penghasilan para petani. Menteri Pertanian juga menginstruksikan instansi terkait untuk membantu mengatasi masalah-masalah yang dihadapi para petani seperti hama tanaman," ujarnya.

Pada kesempatan itu dilaksanakan penyerahan bantuan kepada kelompok tani secara simbolis diantaranya hand traktor, traktor mini dan bibit tanaman. (BR5/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru