Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 25 Juni 2026

100 Guru dan Kepala Sekolah SMP di Tobasa Ikuti Pelatihan Berkelanjutan

- Kamis, 16 Maret 2017 22:25 WIB
261 view
Tobasa (SIB)- Setelah pelatihan fasilitator daerah (Fasda) modul I, II dan III, Dinas Pendidikan Tobasa kembali menggelar pelatihan berkelanjutan, Senin (13/3), di Aula SMKN 1 Laguboti, diikuti 100 guru dan kepala sekolah tingkat SMP. Kali ini, para Fasda yang sebelumnya mendapat pelatihan diberdayakan melatih guru-guru yang belum sempat mendapat pelatihan Modul III.

Kepala Bidang PGTK Parlindungan Simbolon menyebutkan, pelatihan tersebut sebagai langkah nyata dan komitmen bersama antara Dinas Pendidikan Tobasa dan USAID Prioritas untuk terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan dasar.

Dijelaskan, Fasda yang telah dilatih sebelumnya, saat ini terjun melatih guru, kepala sekolah dan pengawas jenjang SMP. Sedangkan modul pelatihan yang dilatihkan dirancang oleh USAID Prioritas yang sudah teruji dan memiliki pendekatan dan langkah-langkah yang mendorong guru untuk mengajar aktif.
Diharapkan, dengan pelatihan berkelanjutan ini akan mempercepat penyebarluasan praktik-praktik yang baik ke semua SD dan SMP di Tobasa.

Kepala Seksi SMP PGTK Lenni Sitinjak mengatakan, pelaksanaan pelatihan tersebut salah satu dari kegiatan yang akan dilakukan Dinas Pendidikan dalam rangka peningkatan mutu, yaitu pelatihan secara bertahap baik kepada guru, kepala sekolah dan pengawas.

"Jadi, bukan sekadar mengikuti pelatihan, namun kami juga sudah menyiapkan instrument monitoring untuk mengevaluasi dan memastikan pelatihan ini memiliki dampak bagi para guru. Dan ini akan menjadi salah satu kriteria penilaian kami nantinya dalam penilaian angka kredit untuk kenaikan pangkat," tambah Lenni.

Koordinator Daerah USAID Prioritas Tobasa Anwar Situmorang mengapresiasi dukungan dan komitmen yang terus dilakukan Dinas Pendidikan Tobasa dalam meningkatkan mutu pendidikan dasar di daerah itu. Menurutnya, hal ini terbukti dengan adanya pelatihan berkesinambungan. (F01/q)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru