Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 17 Agustus 2026
H Abu Hasyim Kembali Pimpin FKUB Tebingtinggi 2017-2022

Kakan Kemenag: Kerukunan Umat Beragama di Sumut Solid, Sulit “Diobok-obok”

- Jumat, 06 Oktober 2017 22:45 WIB
330 view
Kakan Kemenag: Kerukunan Umat Beragama di Sumut Solid, Sulit “Diobok-obok”
SIB/Dok
FOTO BERSAMA: Kakan Kemenag M Hasbi usai pemilihan foto bersama dengan pengurus dan anggota FKUB Tebingtinggi Periode 2017-2022, Rabu (4/10).
Tebingtinggi (SIB) -Kakan Kemenag Tebingtinggi M Hasbi mengatakan, Sumatera Utara sulit "diobok-obok" atau disusupi masalah agama agar terpecah belah. Karena kerukunan umat beragamanya sudah solid maka jadi terbaik di Indonesia dan dijadikan barometer.

Hal itu dikatakannya saat memberikan arahan dalam musyawarah susunan pengurus Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Tebingtinggi, di Aula Kemenag, Rabu (4/10).

Hasbi lebih lanjut mengatakan, sesuai hasil penelitian dan evaluasi mengapa Sumut sulit disusupi masalah kerukunan umat beragamannya, salah satunya karena kerukunan umat beragamanya sudah berjalan baik.

"Di Sumut kerukunan umat beragama sangat aktif dan pertemuan antar tokoh agama ada dua kali dalam satu bulan, itu untuk membicarakan masalah-masalah agama dan mengantisipasi persoalan yang akan muncul," jelas Hasbi.

Untuk itu, dia berterimakasih kepada pengurus FKUB Tebingtinggi dan dia mengharapkan ke depan kerjasama yang baik terus ditingkatkan. "Selama ini kerjasama antar majelis agama di Tebingtinggi cukup baik, begitu juga dalam pembinaan terhadap umat masing-masing," tambah Hasbi.

Dia juga mengatakan, Tebingtinggi rawan sebagai tempat berkembangnya aliran sesat, namun karena Bakorpakem yang diketuai Kajari cepat bergerak, aliran itu tidak sempat berkembang dan hal ini juga tidak terlepas dari bantuan FKUB.

"Terkait aliran sesat, saya sampaikan Kementerian Agama memantau ada sekitar 150 aliran sesat di Kristen dan 250 di Islam. Pergerakan sekte-sekte ini terus kita pantau," tambahnya.

Terkait izin mendirikan rumah ibadah, dia menegaskan Kemenag tidak mempersulitnya. "Sepanjang aturan yang ada dipenuhi salah satunya di tempat itu mayoritas, kita akan keluarkan izinya," jelas Hasbi sembari menyarankan kalau mau membangun rumah ibadah carilah lokasinya yang umatnya mayoritas di lingkungan itu.

Adapun pengurus FKUB yang terpilih periode 2017-2022 yakni Ketua H Abu Hasyim, Wakil Ketua Pdt Kataren, Wakil Ketua Tagor Muliadi, Sekretaris Syamsudin, Wakil Sekretaris Syaiful Azhar, Bendahara Humala Siagian. (BR3/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru