Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 Juli 2026

Pemkab Labuhanbatu Usulkan 3000 KK Tambahan Peserta KPM-PKH

- Minggu, 22 Oktober 2017 23:39 WIB
613 view
Pemkab Labuhanbatu Usulkan 3000 KK Tambahan Peserta KPM-PKH
Rantauprapat (SIB) - Pemkab Labuhanbatu menyambut baik penambahan jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial, dalam upaya pengentasan kemiskinan. Tahun 2017, besar dana untuk PKH di Labuhanbatu Rp11,18 miliar untuk 7.454 keluarga penerima manfaat.

"Kita terus mendorong program nawacita pemerintahan, di antaranya program perlindungan sosial untuk peningkatan pembangunan di daerah," kata Pelaksana tugas (Plt) Kadis Sosial Labuhanbatu Sofyan Effendy Harahap, Rabu (11/10), di Rantauprapat.

Menurut Sofyan, tujuan PKH di antaranya dapat menciptakan perubahan perilaku dan kemandirian keluarga penerima manfaat di bidang kesehatan dan pendidikan serta kesejahteraan.

"PKH manfaatnya bagus sekali bagi masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.

Dia menyebut saat ini Pemkab Labuhanbatu mengajukan penambahan 3000 calon penerima manfaat ke Kemensos untuk meningkatkan taraf hidup keluarga penerima manfaat di Kabupaten Labuhanbatu. Pihaknya juga sedang menyusun pemuktahiran sistem data terpadu yang akan menjadi acuan pemerintah dalam mengintegrasikan program-program bantuan sosial non tunai tahun 2018.

"Kami sudah mengusulkan tiga ribu bakal calon peserta KPM, dan saat ini masih menunggu surat (persetujuan) dari Kemensos," ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga sedang mengintensifkan verifikasi dan validasi pemuktahiran data penerima manfaat, melalui Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) yang telah dimutakhirkan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemensos.

Kordinator PKH Labuhanbatu, Junaidi Mustapa Harahap menyebut pihaknya sudah menyalurkan bantuan dari Kemensos sebesar Rp11,18 miliar tahun 2017 untuk 7.454 keluarga  penerima manfaat. Tahun 2016 Rp12 miliar untuk 9.300 penerima manfaat dan Rp3,5 miliar tahun 2015 untuk 6.800 penerima manfaat.

"Penyalurannya pertriwulan, dengan besaran bantuan Rp1.890.000 per keluarga penerima manfaat. Pencairannya, Rp500 ribu triwulan I+Rp500 ribu (II) + Rp500 ribu (III) dan Rp390 ribu (IV)," sebutnya.

Dia berharap program ini dapat merubah perilaku masyarakat menjadi sejahtera. Katanya, keadaan setiap tahunnya bisa berubah karena pemuktahiran data penerima manfaat, seperti meninggal dunia ataupun pindah alamat.

Dia menambahkan, program pemerintah yang sudah berjalan 2 tahun di Kabupaten Labuhanbatu ini sudah dapat membangun kreatifitas kelompok keluarga, yakni kerajinan batok kelapa di Kecamatan Rantau Selatan dan usaha pembuatan makanan tradisional keripik nenas, dodol dan rangginang. (BR6/f)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru