Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 26 September 2026

Jalan Desa di Kabupaten Pakpak Bharat Rusak Parah

- Jumat, 23 Maret 2018 19:54 WIB
726 view
Jalan Desa di Kabupaten Pakpak Bharat Rusak Parah
SIB/Berliana Situmorang
RUSAK : Kondisi badan jalan menuju Desa Lae Marempat setelah dilakukan pelebaran menjadi rusak dan berlobang dan dipenuhi tumpukan material kerikil.
Lae Marempat (SIB) -Jalan kabupaten Desa Lae Marempat menuju Desa Malum, Kecamatan Sitellu Tali Urang (STTU) Jehe, Kabupaten Pakpak Bharat butuh perhatian. Pasalnya badan jalan lebih kurang 4 Km rusak parah, bahkan sudah belasan tahun tidak pernah tersentuh pembangunan, sehingga jalan sangat sulit dilintasi para pengendara yang melintas.

Hal ini disampaikan Kepala Desa (Kepdes) Lae Marempat Pendi Solin, Selasa (20/3) kepada wartawan SIB di ruang kerjanya. Menurut Solin, pihaknya sudah berulang kali mengajukan permohonan ke Pemkab Pakpak Bharat supaya jalan menuju Lae Marempat segera diperbaiki.

"Sudah berulang kali saya ajukan, bahkan saya sudah habis pikir bagaimana caranya supaya jalan ini mendapat perhatian dari pemerintah. Bupati Pakpak Bharat,  Remigo Yolanda Berutu juga sudah pernah menjanjikan akan membangun jalan ini, namun hingga sekarang belum ada perbaikan," ujarnya.

Ditambahkannya, pada akhir 2017 lalu pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Pakpak Bharat, memerintahkan Kepdes supaya melakukan pelebaran jalan, karena akan segera dilakukan pengaspalan sekitar 4 Km di awal tahun 2018.

"Tahun 2017, sudah kami lakukan pelebaran sekitar 2 Km, namun kami menerima kabar dari pihak PUPR, jalan Lae Marempat tidak ada pengaspalan untuk tahun ini. Pelebaran yang sudah kami kerjakan itu membuat kondisi jalan semakin rusak, mengingat musim hujan yang membawa material kerikil ke badan jalan," tuturnya.

Diharapkan Pendi, pemerintah segera memperhatikan kondisi Jalan Lae Marempat dan segera memperbaikinya. "Kita ingin ada bukti pembangunan untuk desa kita ini. Karena masyarakat mendesak saya mengenai perbaikan jalan ini, padahal saya sudah berulang kali membuat pengajuan, namun hingga saat ini belum ada perbaikan," imbuhnya.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pakpak Bharat melalui Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga, Sri Mulyani ST kepada SIB mengakui, tertundanya perbaikan jalan ke Lae Marempat disebabkan keuangan Pemkab Pakpak Bharat terbatas. Diakuinya, pihaknya sangat berharap pada pengajuan Dana Alokasi Khusus (DAK) nantinya bisa berhasil.

"Setiap tahun sudah kita ajukan dana untuk perbaikan jalan ke Lae Marempat, namun setelah finalisasi akhir, Lae Marempat tidak dapat. Untuk tahun berikutnya tetap kita ajukan karena dana untuk Lae Marempat harus dari DAK, karena membutuhkan dana di atas Rp 1,5 M," ucapnya.

Pantauan SIB, Selasa-Kamis (20-22/3) kondisi seluruh badan Jalan kabupaten menuju Desa Lae Marempat sekitar 4 Km rusak parah. Terlihat sudah dilakukan pelebaran pada akhir 2017 lalu, namun kondisi badan jalan semakin berlobang dan tergerus air. Selain berlobang, badan jalan juga dipenuhi tumpukan material kerikil sehingga pengendara kesulitan saat melintas. (Dik-BS/Dik-IB/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru