Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 21 Mei 2026

Cuaca Buruk, Pesawat Wings Air dari Medan Gagal Mendarat di Bandara Binaka Gunung Sitoli

Kaca dan Plafon Bandara Rusak
- Rabu, 23 Juli 2014 12:57 WIB
1.581 view
Cuaca Buruk, Pesawat Wings Air dari Medan Gagal Mendarat di Bandara Binaka Gunung Sitoli
SIB/Loozaro Zebua
Rusak: Wakil Kepala Bandara Binaka Gunungsitoli B Simanjuntak menghubungi Ka Bandara via telepon melaporkan terjadinya kerusakan kaca dan plafon Bandara Binaka, Selasa (22/07).
Gunungsitoli (SIB)- Pesawat Wings Air dari Medan ke Gunungsitoli yang berangkat Selasa (22/7) pukul 14.00 WIB gagal mendarat di Bandara Binaka Gunungsitoli akibat cuaca buruk. Gagalnya pendaratan Wings Air membuat sejumlah penumpang dari Gunungsitoli tujuan Medan batal berangkat. Para penumpang sempat menunggu hingga pukul 15.15 WIB namun pesawat tidak juga datang.

Pantauan wartawan di Bandara Bunaka Gunungsitoli terlihat para penumpang sudah chek in pukul 14.30 WIB, namun pada pukul 14.45 WIB angin kencang disertai hujan deras mengguyur landasan Bandara Binaka.

Kencangnya angin membuat kaca ruang tunggu Bandara Binaka jatuh dan hancur. Tidak hanya itu, AC Bandara juga ikut jatuh karena angin kencang masuk dari kaca yang pecah ke ruang tunggu. Selain itu, plafon kantin milik pegawai Bandara Binaka juga jatuh menimpa kaca tempat minuman dan makanan sehingga pecah.

Sejumlah penumpang Wings Air merasa kecewa atas sikap pihak perusahaan, karena terlihat kurang bertanggungjawab terhadap gagalnya penerbangan mereka. Seharusnya pihak perusahaan memberikan kompensasi kepada penumpang seperti menyediakan tempat di hotel serta angkutan penumpang.
Salah seorang penumpang, S Zebua kepada SIB mengatakan, mereka akan menyurati Wings Air (Lion Air) dan Dinas Perhubungan agar hak penumpang dipertanggungjawabkan perusahaan sesuai undang–undang yang berlaku.

Ketika hal itu dikonfirmasi SIB kepada Ka Perwakilan Gunungsitoli, Ricard Tarigan di ruang kerjanya mengatakan, dirinya tidak bisa berbuat apa-apa.

Penumpang pulang atau tidak, terserah, karena belum ada petunjuk. Fasilitas angkutan juga tidak ada untuk mengantar mereka ke rumah atau tempat menginap. Namun pihaknya menyampaikan, besok harinya (Rabu 23/7) pukul 6.45 WIB penumpang akan diberangkatkan dan diharapkan melapor sebelum keberangkatan.

Kaca Pecah dan Plafon Jatuh
Terkait jatuhnya plafon dan pecahnya kaca ruang tunggu Bandara, Wakil Kepala Bandara Binaka B Simanjuntak yang dikonfirmasi SIB mengatakan diduga karena angin yang kencang, tetapi jatuhnya plafon di kantin yang berada di sebelah kantor Lion Air itu belum diketahui penyebabnya.

Anggota DPRD Nias Selatan B Duha yang berada di Bandara itu dan sudah cek in kepada SIB mengatakan, bersyukur peristiwa pecahnya kaca ruang tunggu Bandara tidak menimbulkan korban jiwa. Namun diharapkan, Dirjen Perhubungan segera menurunkan tim untuk memeriksa penyebab jatuhnya kaca di ruang tunggu serta plafon kantin milik pegawai Bandara, karena mungkin ada yang tidak beres sehingga mudah hancur.

Masyarakat yang tidak mau disebutkan namanya, kepada SIB mengatakan, biaya pembangunan Bandara cukup besar namun pelaksanaan pembangunannya terkesan asal jadi. Buktinya, kaca di ruang tunggu Bandara Binaka mudah sekali jatuh dan terlihat tidak mengikat ke tiang.

Diharapkan pihak terkait segera mengaudit dana pembangunan, karena selain peristiwa jatuhnya plafon dan pecahnya kaca, juga terkait pembangunan toilet yang hampir tiap tahun diproyekkan namun tetap tidak bagus. (A33/q)



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru