Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 07 Mei 2026

Seorang Pria Ditemukan Tewas di Perlintasan KA Tebingtinggi

Redaksi - Sabtu, 18 Januari 2020 19:21 WIB
264 view
Seorang Pria Ditemukan Tewas di Perlintasan KA Tebingtinggi
SIB/Bonny Sembiring
EVAKUASI : Kapolsek Rambutan, AKP Suhartono didampingi KSPKT grup "A" Polres Tebingtinggi Aiptu Terlaksana Sembiring dan petugas lainnya ketika mengevakuasi jasad Panca Anugerah (20) menuju RS Kumpulan Pane Tebingtinggi, Jumat (17/1).
Tebingtinggi (SIB)
Seorang pria bernama Panca Anugerah (20), warga Jalan Badak Kampung Semut, Kecamatan Rambutan, ditemukan tewas bersimbah darah di jembatan perlintasan kereta api (KA) Gang Subur, Kelurahan Sri Padang, Tebingtinggi, Jumat (17/1) sore.

Informasi diperoleh SIB di lapangan, awalnya sekira pukul 15.32 WIB, seorang warga bermarga Siahaan (saksi) yang tengah mengambil rumput di dekat jalur perlintasan KA, tiba-tiba melihat jasad manusia dalam posisi telungkup dan dipenuhi luka sangat serius di bagian wajah dan telinga, usai KA jenis penumpang melintas dari arah Medan menuju Tebingtinggi.

Penasaran dengan yang dilihatnya, Siahaan mendekati jasad itu dan berteriak minta tolong. Warga yang mendengar teriakan itu pun berbondong-bondong melihat kondisi korban dan menghubungi pihak kepolisian.

Selang beberapa waktu, sejumlah personel Polres Tebingtinggi dan Tim Inavis tiba di lokasi kejadian untuk melakukan cek olah TKP, mengevakuasi korban ke rumah sakit dan meminta keterangan para saksi.

Kapolsek Rambutan, AKP Suhartono didampingi Kanit Reskrim Ipda T Simanjuntak dan KSPK Polres Tebingtinggi grup "A" Aiptu Terlaksana Sembiring ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan penemuan sosok mayat tersebut.

Suhartono menjelaskan, sebelum meninggal dunia, korban yang disebut-sebut sedang mengalami depresi itu diketahui sudah pergi meninggalkan rumah sejak Jumat (17/1) pagi, tanpa permisi dengan orangtuanya.

"Sejak pagi hari pihak keluarga korban mengaku tidak mengetahui keberadaannya," ucapnya.

Dari hasil cek TKP dan keterangan para saksi, lanjut Kapolsek, akibat depresi itu, Panca diduga nekat menghabisi nyawanya sendiri dengan loncat ke perlintasan KA sewaktu kereta api dari arah Medan datang melintas menuju Tebingtinggi.

"Setelah dibawa ke RSUD Kumpulan Pane Tebingtinggi untuk dilakukan visum, jasad korban sudah kita serahkan kepada pihak keluarga," pungkasnya. (T01/c)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru