Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 25 April 2026

Beram Jalan yang Amblas di Saribudolok Ancam Keselamatan Pengendara

Redaksi - Selasa, 21 Januari 2020 16:00 WIB
242 view
Beram Jalan yang Amblas di Saribudolok Ancam Keselamatan Pengendara
Foto SIB/Mey Hendika Girsang
AMBLAS: Beram jalan nasional yang amblas di Kelurahan Saribudolok Kecamatan Silimakuta Kabupaten Simalungun persis di depan Gereja GKPS Saribudolok ancam keselamatan pengendara, Senin (20/1).
Simalungun (SIB)
Beram jalan nasional di Kelurahan Saribudolok, Kecamatan Silimakuta Kabupaten Simalungun persis di depan Gereja GKPS Saribudolok, amblas akhir tahun lalu. Namun hingga saat ini belum ada perbaikan. Akibatnya, beram jalan yang amblas makin meluas.

"Itu (amblas) awalnya hanya berkisar 3 meter. Karena tidak ada perbaikan, luasnya sudah mencapai sekitar 4 meter, akibat dikikis air hujan dan getaran kendaraan yang melintas," kata warga Robin Naibaho, Senin (20/1).

Menurutnya, jika tidak segera diperbaiki, beram yang amblas itu akan terus meluas. Efeknya, selain merusak badan jalan, juga mengancam keselamatan pengendara, lantaran beram jalan yang amblas persis di jalan tikungan.

"Bahaya itu, kalau tidak segera diperbaiki. Itukan berada di tikungan. Jadi, sewaktu kendaraan berpapasan di lokasi itu, bisa terperogok ke beram tersebut, karena jalannya menikung," ujarnya.

Hal senada dikatakan warga lain, di antaranya Roman Saragih dan Jasmar Girsang. Disebut, beram jalan yang amblas itu riskan terjadi lakalantas khususnya pada malam hari, karena tidak begitu kelihatan saat melaju dari arah Saribudolok menuju Pematangsiantar, begitu sebaliknya.

Melihat keadaan itu, warga berharap kepada instansi terkait secepatnya memperbaiki beram jalan yang amblas tersebut. "Ya, secepatnya. Jangan setelah ada korban, baru ada perhatian. Itu tidak berprikemanusiaan," kata Jasmar.

Pantauan wartawan, beram jalan yang amblas kurang lebih sepanjang 4 meter dengan kedalaman sekira 1,5 meter. Bongkahan beram yang amblas menutup drainase jalan. Sebagai tanda hati-hati, warga mendirikan keranjang berisi bunga di lokasi itu. (S06/q)

SHARE:
komentar
beritaTerbaru