Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 31 Mei 2026

Kemensos RI Siapkan Perangkat Menyahuti Segala Kemungkinan Bencana Sinabung

- Jumat, 24 Januari 2014 11:10 WIB
449 view
Kemensos RI Siapkan Perangkat Menyahuti Segala Kemungkinan Bencana Sinabung
SIB/Sonry Purba
DAPUR UMUM : Ibu Ani Yudhoyono sedang menumbuk di dapur umum pengungsi Sinabung saat mendampingi Presiden Ri SBY melakukan kunjungan ke kawasan bencana erupsi gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Kamis (23/1).
Tanah Karo (SIB)- Kementerian Sosial RI siapkan segala kemungkinan dalam penanganan bencana erupsi gunung api Sinabung. Tanpa terpengaruh lama atau tidaknya masa tanggap darurat serta pasca bencana, Kemensos akan tetap memberikan pelayanan, baik barang maupun tenaga sukarelawan.

Pernyataaan ini dikemukakan  Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri di Posko Utama Kemensos Kabanjahe, Kamis (23/1). Menurutnya, pendampingan dan pemberian bantuan kepada pengungsi selama masa tanggap darurat ini dikoordinasikan secara matang dengan Dinas Sosial Provsu dan Pemkab Karo.
 Sejauh ini sambungnya, terdapat angka Rp 3,6 miliar yang telah diberikan oleh Kemensos.

Bantuan Kemensos diberikan dalam tiga tahap, yaitu pada 16 September 2013, 22 November 2013 dan 6 Januari 2014. Paket bantuan tersebut berupa lauk-pauk, peralatan evakuasi, seperti tenda gulung, alat dapur umum lapangan, genset, serta perlengkapan sandang lainnya.

“Paket bantuan yang diberikan secara bertahap disesuaikan dengan tingkat penanganan bencana dan kebutuhan para pengungsi Erupsi Gunung Sinabung di lapangan,” ujar Mensos.

Selain memberikan paket bantuan logistik, Kemensos juga mengerahkan 70 personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang ditugaskan untuk mengoperasikan dapur umum di 42 pos pengungsian, sekaligus  mendistribusikan berbagai bantuan logistik di pos-pos penampungan tersebut.

Langkah standar ini dilakukan karena para pengungsi membutuhkan pendampingan, terutama dalam masa tanggap darurat setelah mereka kehilangan harta benda dan terguncang dengan kondisi ini.

“Selain untuk mendampingi persoalan psikososial, Tim Tagana yang diturunkan diminta untuk memastikan pasokan asupan makanan dan minuman yang cukup, tidak hanya bagi orang dewasa, juga di sana terdapat anak-anak dan balita, karena semua di posko serba terbatas,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, bencana erupsi Sinabung yang sesuai dengan rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi statusnya ditetapkan menjadi level awas berimpilikasi adanya amaran bagi warga yang bermukim pada radius 5 km harus diungsikan. Hingga kini, terdapat sekitar 28.715 jiwa (9.045 KK) pengungsi yang mengisi 42 titik posko. (B1/h)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru