Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 22 Februari 2026

Forkopimda Labuhanbatu Apel Kesiapsiagaan Pencegahan Karhutla

Redaksi - Rabu, 26 Februari 2020 18:49 WIB
73 view
Forkopimda Labuhanbatu Apel Kesiapsiagaan Pencegahan Karhutla
Foto: SIB/Dok
BERSAMA CEGAH KARHUTLA: Dandim 0209 Labuhanbatu Letkol Inf Santoso, Kapolres AKBP Agus Darojat dan Plh Sekda Sarimpunan Ritonga foto bersama pihak Pemkab, Kejari, BPBD, Damkar dan Manggala Agni seusai apel gelar pasukan pencegahan kebakaran hutan
Rantauprapat (SIB)
Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Labuhanbatu menggelar pasukan pada apel kesiapsiagaan pencegahan bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Selasa (25/2), di lapangan Ikabina Rantauprapat.

Apel dan gelar pasukan itu dipimpin Dandim 0209/LB Letkol Inf Santoso dan Kapolres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat, disaksikan Plh Sekda Sarimpunan Ritonga.

AKBP Agus Darojat mengatakan, pencegahan Karhutla atas perintah Presiden Joko Widodo. Presiden berpesan agar berhati-hati dengan munculnya titik api di wilayah kita.

"Jadi, tolong secepatnya laporkan jika menemui titik api atau Hot Spot. Perlu diketahui bahwa Labuhanbatu salah satu wilayah yang rawan akan kebakaran hutan dan lahan," sebutnya.

Kapolres meminta kepada masyarakat kiranya dapat bergandengan tangan dengan pemerintah untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya Karhutla.

"Dan kepada perusahaan agar segera menurunkan relawan terlatih untuk selalu mengawasi lahan yang sering menjadi munculnya titik api. Apabila muncul titik api, cepat lakukan pemadaman agar tidak menyebar dan menjadi besar," imbaunya.

Menurutnya, penanggulangan penanganan Karhutla membutuhkan koordinasi dengan baik. "Siapkan semua peralatan yang dimiliki untuk dapat memadamkan api apabila terjadi kebakaran hutan maupun lahan warga," pesannya.

Masyarakat, pemerintah dan pimpinan perusahaan perkebunan pemerintah maupun swasta harus mengantisipasi Karhutla dengan mengambil 4 langkah, yakni melakukan pencegahan dengan membuat parit-parit untuk menampung air, embung yang mengairi atau membasahi lahan kering dan kanal 1 Tower air dan tempat penyimpanan air.

Menyiapkan peralatan pemadam api berupa, alat semprot air dan lain-lain yang dapat digunakan pada saat terjadinya Karhutla. Agar para pemimpin perkebunan menyiapkan karyawan yang terlatih untuk pemadaman penanggulangan apabila terjadi Karhutla, serta memberikan pengarahan atau sosialisasi kepada masyarakat dan karyawan supaya tidak melakukan pembakaran pada saat pembersihan lahan.

Dandim 0209/LB Letkol Inf Santoso menyebut Karhutla tanggungjawab bersama, sehingga harus dicegah bersama.
"Mencegah jauh lebih baik daripada memadamkan. Jangan biarkan titik api yang kecil menjadi besar sehingga membutuhkan dana dan tenaga yang besar untuk memadamkannya," ungkapnya.

Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas disarankan selalu memberi pemahaman dan sosialisasi kepada masyarakat tentang bagaimana cara mencegah supaya karhutla tidak terjadi.

Apel tersebut dihadiri pasukan Kodim 0209/LB, Kompi Senapan C Yonif 126/KC, Polres Labuhanbatu, Kejari Labuhanbatu, Ketua TP PKK Hj Rosmanidar Hasibuan, Plh Sekda, para kepala OPD, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Pemadam Kebakaran dan Manggala Agni. (BR6/q)

SHARE:
komentar
beritaTerbaru