Pematangsiantar (SIB)
Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika kini telah masuk ke semua sektor, sehingga menjadi ancaman bagi generasi bangsa. Peran serta jemaat gereja dalam pencegahan akan bahaya narkoba harus dimulai sejak dini.
"Kita ingin peran serta gereja turut membantu pencegahan penyalahgunaan narkoba di tengah masyarakat lewat jemaatnya," ujar Kasat Narkoba Polres Pematangsiantar AKP David Sinaga saat sosialisasi bahaya narkoba di Gereja Methodist Indonesia (GMI) Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Siantar Utara, Sabtu (29/2) malam.
Pencegahan dimaksud, sambung David tak lepas dari peran serta orangtua maupun keluarga dalam mengawasi serta mendidik anak dengan baik, agar nantinya tidak sampai terjerumus ke dunia alam tak sadar akibat keterlibatan 'obat bius' mematikan masa depan si anak.
"Kita harapkan pemuda gereja menaruh perhatian dalam pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Silakan bantu kami akan informasi bila mana ada sosok mencurigakan penyalahgunaan obat terlarang itu, supaya melaporkannya ke aparat setempat agar bisa kami tindaklanjuti sebagaimana mestinya," pintanya.
Kegiatan sosialisasi bahaya narkoba itu dihadiri 150 orang di antaranya pimpinan GMI, Pdt Coslin Panjaitan serta para penatua gereja, perkumpulan wanita dan pemuda/i gereja. (S10/q)