Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 28 April 2026

Warga Negeri Tambunan Deklarasi Tolak Narkoba

Redaksi - Rabu, 04 Maret 2020 17:22 WIB
235 view
Warga Negeri Tambunan Deklarasi Tolak Narkoba
Foto SIB/Jantro Naibaho
DEKLARASI: Warga Negeri Tambunan yang tergabung dalam 5 desa Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, menggelar deklarasi tolak narkoba bertempat di Jalan By Pass, Selasa (3/3). 
Tobasa (SIB)
Warga negeri Tambunan yang tercakup dalam 5 Desa yakni Lumban Pea, Tambunan Sunge, Baruara, Lumban Gaol dan Lumban Pea Timur, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba Samosir (Toba), menggelar deklarasi penolakan terhadap narkoba di Jalan By Pass Balige, Selasa (3/3).

Ratusan warga yang tergabung dalam kegiatan itu menyatakan perang terhadap narkoba, mendukung aparat kepolisian untuk memberantas narkoba, berperan serta dalam memberantas narkoba sampai ke akar-akarnya.

Warga negeri Tambunan juga mengutuk oknum-oknum yang terlibat dengan peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Toba, serta tidak memberikan ruang dan tempat bagi peredaran narkoba dan menolak keras predikat Negeri Tambunan sebagai 'lumbung narkoba'.

Hadir pada kesempatan itu Kades Lumban Pea, Torang Tambunan, Kades Tambunan Sunge, Danner Tambunan, Kades Baruara, Viktor Tambunan, Kades Lumban Pea Timur, Paber Tambunan, Kades Lumban Gaol, Edward Tambunan, para perangkat desa, guru-guru, pelajar SD/SMP, Kapolsek Balige, AKP Jumpa Aruan.

Mewakili warga Negeri Tambunan, Kepala Desa Lumban Gaol mengatakan, deklarasi dilakukan karena beredarnya informasi Negeri Tambunan sebagai lumbung narkoba di Kabupaten Tobasa. Pasalnya, beberapa Minggu yang lalu ada warga Negeri Tambunan yang disebut-sebut gembong narkoba ditangkap pihak kepolisian.

Sehingga masyarakat Negeri Tambunan dan anak rantau bekerjasama untuk melaksanakan deklarasi tolak narkoba. Negeri Tambunan juga sangat kesal dengan sebutan Negeri Tambunan sebagai Lumbung Narkoba dan tempat gembong narkoba.

Lanjut Tambunan, warga Negeri Tambunan juga menyesalkan adanya oknum-oknum yang sengaja ingin menghentikan kegiatan deklarasi. Karena katanya, pada hari Senin pukul 18.30 tenda taratak akan mulai dipasang, namun ada oknum yang menyuruh pekerja untuk membuka kembali tenda taratak.

Dalam kegiatan ini juga dilakukan sosialisasi bahaya narkoba kepada pelajar SD dan SMP. Pelajar ditekankan agar ke depan tidak menggunakan narkoba. Karena kata Tambunan, remaja sangat rentan terjerumus dengan penyalahgunaan narkoba. (H03/q)

SHARE:
komentar
beritaTerbaru
Rahmat Rayyan Nasution

Rahmat Rayyan Nasution

Medan(harianSIB.com)Anggota Komisi D DPRD Sumut Rahmat Rayyan Nasution, melontarkan kritik keras terhadap kerusakan parah ruas jalan provin