Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 April 2026

Warga Tanjungbalai Heran, SPBU Tutup Penjual Eceran BBM Bersubsidi Bermunculan

- Senin, 25 Agustus 2014 11:06 WIB
498 view
 Warga Tanjungbalai Heran, SPBU Tutup Penjual Eceran BBM Bersubsidi Bermunculan
SIB/Usni Pili Panjaitan
Eceran : Penjual bensin eceran menunggu calon pembeli di depan SPBU Jalan Pahlawan Kota Tanjungbalai, Minggu (24/8).
Tanjungbalai (SIB)- Warga Tanjungbalai heran dengan sikap pemerintah terhadap kebijakan pembatasan jadwal penjualan BBM bersubsidi sejak awal Agustus kemarin. Pasalnya, solar dan bensin bersubsidi langka dan mahal.

"Siapa yang tak heran melihat kondisi yang terjadi sekarang ini. Solar dan bensin bersubsidi sulit didapat, kalaupun ada harganya tinggi," ujar tokoh masyarakat Tanjungbalai H Syamsir Alam kepada SIB, Minggu (24/8).

Yang mengherankan lagi, ketika SPBU menerima jatah BBM bersubsidi, antrean panjang kendaraan tak terhindarkan. Bukan hanya kendaraan yang antre, jerigenpun ikut antre.

"Tak habis pikir. SPBU di Tanjungbalai belakangan ini sering tutup karena ketiadaan jatah minyak, kalau ada pasti tetap beroperasi. Anehnya lagi, penjual eceran banyak ditemukan di depan SPBU," kata Syamsir.

Munculnya penjual bensin eceran di depan SPBU dengan cara menawarkan kepada pengendara yang melintas. "Biasanya tak ada penjual bensin eceran. Kemunculan pedagang musiman ini pasca kebijakan pembatasan BBM bersubsidi. Harga jual bensin eceran Rp8000-10.000/liter," terang Ismed mengaku bingung langkanya solar dan bensin bersubsidi di Tanjungbalai.

Amatan SIB, Minggu (24/8) sejumlah SPBU yakni SPBU Sei Dua, SPBU Singguan dan SPBU Jalan Pahlawan tidak beroperasi alias tutup. Sementara di depan SPBU deretan penjual bensin eceran menjajakan dagangannya dengan harga di atas HET BBM bersubsidi.

Harga jual bensin eceran bervariasi. "Siang hari harga bensin eceran kita jual Rp8000/liter, malam hari dijual Rp10.000/liter. Melihat situasi dan kondisilah bang. Namanya jualan jelas cari untung,"kata seorang penjual bensin eceran kepada SIB. (D20/f)




SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru