Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 15 April 2026

Dankipan C dan Ketua KNPI Labuhanbatu Berangkatkan Budi dan Rehan Berobat ke RS Adam Malik

Redaksi - Kamis, 07 Januari 2021 19:51 WIB
643 view
Dankipan C dan Ketua KNPI Labuhanbatu Berangkatkan Budi dan Rehan Berobat ke RS Adam Malik
Foto: dok. Istimewa
Rehan (2), pengidap hidrosefalus dan Budi, penderita hiposadia dilepas Komandan Kompi Senapan (Dankipan) C Yonif 126 Kala Cakti Rantau-prapat Lettu Inf Tommy Marcelino Josteensz bersama Ketua KNPI Labuhanbatu Hamzah Sya'bani Nasution menuju
Rantauprapat (SIB)
Rehan (2), pengidap hidrosefalus dan Budi, penderita hiposadia dilepas Komandan Kompi Senapan (Dankipan) C Yonif 126 Kala Cakti Rantau-prapat Lettu Inf Tommy Marcelino Josteensz bersama Ketua KNPI Labuhanbatu Hamzah Sya'bani Nasution menuju RS H Adam Malik Medan, Selasa (5/1). Dua warga kurang mampu itu akan menjalani operasi medis.

Janda miskin Rodiah, warga Desa Seipenggantungan, Kecamatan Panai Hilir datang ke KNPI menggendong anaknya, Rehan. Budi juga ditemani ibunya. Mereka diberangkatkan dari kantor KNPI Labuhanbatu menuju Medan.

Hamzah Sya’bani Nasution, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian donatur yang telah ikut merasakan beban Rehan dan Budi.

Hamzah menegaskan, DPD KNPI Labuhanbatu siap bersinergi bersama Rumah Peduli sebagai wadah kebersamaan memberikan pelayanan bantuan medis terhadap masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

“Kompi Senapan C Yonif 126/KC pun juga siap menjadi pendamping kita dalam kegiatan sosial kemanusiaan. Saya berharap semua pihak ikut berperan aktif termasuk perusahaan-perusahaan untuk meringankan beban sesama,” harap Hamzah.

Danki Senapan C Yonif 126/KC, Lettu Inf Tommy Marcelino Josteensz, menyebut akan selalu siap bersama masyarakat dalam kegiatan positif.

“Ini bukti kerjasama kita semua. Hilangkan perbedaan, satukan barisan demi kepentingan masyarakat. Contohnya seperti ini. Masih banyak saudara kita di sana yang juga membutuhkan uluran tangan. Jangan biarkan mereka sendirian,” sebut Tommy.

Founder Rumah Peduli Najib Gunawan didampingi Ketua Rumah Peduli Labuhanbatu, Aryo, juga menyampaikan terima kasih kepada pendonasi, lembaga dan komunitas yang telah ikut terlibat dalam upaya penyelamatan Rehan dan Budi.

“Kita diberi Allah SWT tanggungjawab untuk menyelamatkan derita Rehan dan Budi. Berikutnya, dua warga Kecamatan Bilah Hilir, Putri Dinanti penderita jantung bocor dan Aini penderita tumor di wajah juga berharap uluran tangan dingin kita. Duka mereka adalah duka kita dan kami akan kembali membuka pelanggan donasi bersama semua pihak dan komunitas,” sebut Aryo.

Dia menyebut, pelepasan Rehan dan Budi juga sebagai tanda ditutupnya penggalangan donasi untuk mereka dan berlanjut penggalangan donasi untuk Putri Dinanti dan Aini.

“Putri Dinanti dan Aini juga akan kita operasikan ke RS Haji Adam Malik Medan dalam waktu dekat. Apalagi Putri yang mengalami jantung bocor harus segera mendapat pertolongan medis, sebab kondisinya semakin kritis,” sebut Najib. (BR6/d)

Sumber
: Hariansib edisi cetak
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru