Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 21 Mei 2026

Destinasi Pariwisata Danau Toba di Panatapan Simarjarunjung Tidak Dialiri Listrik PLN

* PLN Dinilai Belum Sepenuhnya Mendukung Pariwisata Danau Toba
Redaksi - Kamis, 31 Maret 2022 14:16 WIB
1.212 view
Destinasi Pariwisata Danau Toba di Panatapan Simarjarunjung Tidak Dialiri Listrik PLN
Foto: Internet
Ilustrasi.
Simalungun (SIB)
Destinasi pariwisata Danau Toba di daerah Panatapan Simarjarunjung wilayah Nagori Pariksabungan Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun tidak dialiri listrik PLN. Hal itu membuat wisatawan kecewa.

"Kami kira selama ini sudah dialiri listrik PLN. Ternyata, kurang lebih 15 tahun daerah itu tidak dialiri listrik PLN. Padahal, Panatapan Simarjarunjung merupakan objek pengembangan pariwisata Danau Toba," kata seorang wisatawan, R Sitinjak, Rabu (30/3).

Menurutnya, daerah itu sudah seharusnya mendapat jaringan listrik PLN. Pasalnya, Panatapan Simarjarunjung merupakan objek pendukung wisata Danau Toba dan berada di pinggir jalan pariwisata atau jalan nasional jurusan Tigarunggu-Tanjung Dolok wilayah Kabupaten Simalungun.

"Nyatanya, objek wisata itu tidak dialiri listrik PLN. Ini membuktikan, bahwa perusahaan negara itu belum sepenuhnya mendukung Danau Toba sebagai objek wisata super prioritas, sebagaimana dicanangkan pemerintah pusat," ujarnya.

Selama ini, sambung Sitinjak, pengelola Panatapan Simarjarunjung menggunakan genset untuk penerangan. Sehingga pada malam hari, objek itu tidak optimal beroperasi. Padahal, pada malam hari sangat asik menikmati panorama Danau Toba dari kawasan itu.

"Kita bingung ya. Pasalnya, pemerintah pusat memberi perhatian penuh terhadap pengembangan pariwisata Danau Toba, bahkan dijadikan sebagai wisata super prioritas, tapi belum sepenuhnya sejalan dengan PLN, dimana penerangan yang dilakukan PLN sangat urgen mendukung sektor pariwisata," ucapnya.

Hal senada dikatakan warga Kecamatan Dolok Pardamean di antaranya Rikardo Purba dan Golmen Sidauruk. Disebut, objek wisata Panatapan Simarjarunjung sekitar 15 tahun lebih tidak dialiri listrik PLN. Padahal, kawasan itu jalur lintas pariwisata Danau Toba.

"Kalau jalan di kawasan itu selalu mendapat perbaikan dari pemerintah pusat. Hal itu sangat kami apresiasi. Namun, listrik PLN belum menunjukkan kepeduliannya di kawasan itu. Karena itulah kita sebut, PLN belum sepenuhnya mendukung Danau Toba sebagai objek wisata super prioritas," kata Rikardo.

Dikatakan, sekitar 15 tahun yang lalu, kawasan Panatapan Simarjarunjung dialiri jaringan listrik PLN. Namun, jaringan itu hilang entah ke mana. Akibatnya, kawasan Panatapan Simarjarunjung tidak lagi dialiri listrik PLN kurang lebih selama 15 tahun.

"Karena itu, kami berharap kepada PLN mewujudkan kepeduliannya mendukung pariwisata Danau Toba sebagai pariwisata super prioritas, dengan cara memasang jaringan listrik ke Panatapan Simarjarunjung, karena objek itu merupakan salah satu faktor pendukung pengembangan pariwisata Danau Toba," harap warga itu. (D5/d)
Sumber
: KORAN SIB
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru