Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 02 Mei 2026

Natal Saitun GBKP, Semakin Tua Semakin Tangguh

Redaksi - Minggu, 10 Desember 2023 16:33 WIB
603 view
Natal Saitun GBKP, Semakin Tua Semakin Tangguh
Foto : harianSIB.com/Eva R Pelawi
Prosesi : Barisan prosesi memasuki jambur Retreat Cemter saat dimulainya perayaan Natal Saitun GBKP di Sukamakmur, Kamis (7/12/
Sukamakmur (harianSIB.com)
Belasan ribu jemaat meriahkan Natal Saitun (kaum lanjut usia) se-GBKP yang dilaksanakan selama 2 hari, Rabu-Kamis (6-7/12/2023) di Jambur Retreat Center, Sukamakmur.
Hari pertama, panitia menargetkan 6000 orang dari 11 klasis, hari kedua dari 10 klasis dengan jumlah massa yang sama. Kenyataannya, sangat membeludak, hingga tempat yang telah disediakan tidak mampu menampung jemaat. Banyak yang tidak mendapat tempat duduk. Namun semua terlihat bersuka cita.
Tema yang diusung, " Reh Tuana Reh Paguhna, (semakin tua, semakin kuat)" dengan subtema, " Natal Saitun ngajak Saitun gelah ngelai alu kreatif dingen erguna man jelma sienterem (Natal Saitun mengajak Saitun supaya melayani dengan kreatif dan menjadi berkat bagi banyak orang)."
Hari pertama, Ketua Umum Moderamen GBKP Pdt Krismas Barus dalam khotbahnya yang diambil dari Mazmur 92 :13-1 mengatakan, bila berpikir positif akan terpancar di aura wajah, sikap dan prilakunya.
Para Saitun harus berpikir positif, agar bahagia dan damai sejahtera. Rasa bahagia menjadi obat dalam diri kita.
Dikatakan, jangan berpikir negatif, menyesali apa yang terjadi. Sebagai Saitun harus terus berdoa bagi keluarga dan gereja. Berpikir positif akan membawa Saitun semakin tangguh dalam menghadapi situasi apa pun juga. Saitun seperti pohon yang ditanam di rumah Tuhan, dekat altar yang selalu hijau dan tetap berbuah walaupun sudah tua.
Sebagai ibadah, Saitun melayankan diri, bermanfaat bagi orang lain. Tiap hari hidup sesuai kehendak Tuhan.
Pada akhir khotbahnya, Pdt Krismas mengajak Saitun untuk membulatkan tekad untuk menjadi berkat bagi orang lain.
Sementara itu oada hari kedua, Sekretaris Umum Moderamen Pdt Yunus Bangun dalam khotbahnya yang diambil dari bahan yang sama mengatakan, Yesus adalah kawan yang sejati yang tidak meninggalkan kita sedetik pun. Karena itu, kita harus mampu menghadapi situasi apapun. Menghadapi masalah dengan positif, akan menciptakan Saitun yang tangguh.
Pdt Yunus mengajak Saitun menjadi seperti pohon yang ditanam dekat rumah Tuhan yang selalu berbuah. Saitun harus berpikitan positif. Jangan suka menang sendiri, menuntut orang di sekitarnya sesuai keinginannya. Jangan merasa diabaikan dan tidak berharga. Dengan berpikir positif, Saitun akan semakin sehat dan sejahtera.
Ketua Umum Panitia Natal Saitun Pt Levina Peranginangin dalam sambutannya mengharapkan, melalui perayaan Natal ini, iman para Saitun semakin bertumbuh, walaupun banyak tantangan. Tantangan itu adalah proses untuk Saitun semakin tangguh. Setiap waktu yang dilalui, menjadi kesaksian akan kebaikan dan penyertaan Tuhan dalam hidup para Saitun. Damai Kristus kiranya memperlengkapi Saitun hingga mampu berguna bagi orang lain.
Dikatakan, Natal ini memperlengkapi Saitun untuk sehati sepikir dalam melayani serta kreatif dalam mengaplikasikan kasih Allah yang telah diterima. Jadi Natal ini jangan hanya sekedar seremonial saja, tapi mewujudnyatakan kasih Allah di antara sesama Saitun, hingga nama Tuhan dipermuliakan.
Kata sambutan Moderamen GBKP yang disampaikan Pdt Jenny E Keliat mengatakan, sukacita Moderamen atas semangat Saitun yang luar biasa untuk mengikuti perayaan Natal.
Secara daging, manusia semakin tua, tenaga semakin berkurang, tetapi jiwa dan pikiran bisa semakin kuat. Hidup di dunia ada masanya, tidak ada yang kekal. Dunia ini bukan tempat kita, tujuan kita surga yang penuh sukacita. Untuk itu, katanya jangan pernah lelah mengikut Tuhan. Banyak tantangan, tapi tidak membuat kita jatuh. Semakin semangat dalam berbuat sesuai kehendak Kristus.
Sementara itu, Pdt Kasir Purba sebagai Ketua BPP Saitun mengatakan, yang menjadi pergumulan pengurus Saitun saat ini, masih banyaknya jemaat yang enggan aktif di Saitun padahal sudah seharusnya menjadi anggota Saitun. Diharapkan melalui perayaan Natal ini, semakin banyak yang aktif di Saitun.
Dia juga berharap, Saitun yang telah banyak mendapat pengalaman hidup bisa memanfaatkannya dengan menjadi contoh dalam menghadapi 2 momen besar tahun depan yakni pemilihan presiden Bangsa Indonesia dan pemilihan pertua/diaken di lingkungan GBKP.
Perayaan Natal juga dimeriahkan dengan berbagai lomba yakni senam, ngerengget (nyanyi khas Karo), fashion show dan koor.(*)

Editor
:
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru