Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 27 April 2026

Angka Privalensi Stunting 2022 di Kabupaten Batu Bara Turun

Redaksi - Jumat, 15 Desember 2023 19:09 WIB
302 view
Angka Privalensi Stunting 2022 di Kabupaten Batu Bara Turun
(Foto: Dok/BKKBN)
Kadis Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Batu Bara, dr Deni Syahputra. 
Batubara (harianSIB.com)
Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (KP2KB) Kabupaten Batu Bara terus berupaya untuk menekan penurunan angka Stunting di Kabupaten Batu Bara.
Hal ini dilakukan dengan berbagai pihak dan angka privalensi stunting tahun 2022 di Kabupaten Batu Bara turun menjadi 21,7 persen dari 30,9 persen, atau turun 9,2 persen dari tahun sebelumnya.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Batu Bara, dr Deni Syahputra didampingi Katim pengendalian Penduduk, Syaiful Anas kepada tim Ikatan Penulis Keluarga Berencana (IPKB) BKKBN Sumut saat melakukan kunjungan evaluasi percepatan penurunan Stunting di Kabupaten Batu Bara Jalan Perintis Kemerdekaan Lima Puluh, belum lama ini.
dr Deni menjelaskan, di Kabupaten Batu Bara terdapat 32.000 jumlah anak dan 620 anak di antaranya Stunting (sasaran).
Lebih lanjut dr Deni Syahputra menyampaikan, untuk tahun ini, angka stunting di Batu Bara akan turun lagi, tapi ia belum berani menyampaikan sebelum ada penilaian untuk tahun ini.
"Karena upaya yang kami lakukan untuk menekan angka stunting tersebut dengan mengumpulkan uang setiap bulannya, yang jumlahnya berbeda- beda sesuai dengan jabatan masing- masing ," ujarnya.
Dalam penurunan angka stunting, jelas Etika Suesti Siregar, juga ada kerjasama dengan Koramil dimana setiap anggota Koramil menanggung 2 orang anak stunting. Selain itu juga, ada bapak angkat anak stunting dari pihak swasta.
Menurut dia, stunting paling tinggi terdapat di Kecamatan Laut Tador yang sebelumnya 268 sekarang 233 jumlah anak stunting, demikian juga Desa Kuala Tanjung dan Kuala Indah, katanya sembari menyampaikan Kecamatan paling rendah stuntingnya adalah Kecamatan Sei Suka.
Sementara, tim dari BKKBN Sumut menyarankan apa pun hasil dalam upaya penurunan Stunting tersebut harus membuat laporan baik kepada BKKBN Sumut maupun pemerintah setempat agar dapat diperbaiki, untuk program selanjutnya.(**)


Editor
:
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
PGN Jaga Kinerja Solid di Q1-2026

PGN Jaga Kinerja Solid di Q1-2026

Jakarta(harianSIB.com)PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, mencatat laba periode berjalan yang dapat diat