Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 13 Mei 2026

Hingga April Ditemukan 51 Kasus DBD di Dairi, Dinkes Imbau Warga Pola Hidup Bersih

Edison P Malau - Senin, 10 Juni 2024 19:31 WIB
519 view
Hingga April Ditemukan 51 Kasus DBD di Dairi, Dinkes Imbau Warga Pola Hidup Bersih
(Foto Dok/ Dinkes Dairi)
Foto Bersama. Kabid P2P Lois O Sihombing (tiga dari kanan) bersama tim pengasapan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi, foto bersama dengan pemilik rumah usai melakukan pengasapan di Jalan Air Bersih, Sidikalang.
Sidikalang (harianSIB.com)
Pola hidup sehat, merupakan cara paling utama menekan angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Pola hidup sehat meliputi kebersihan bak mandi dan tau mendaur ulang barang bekas, serta kebersihan lingkungan permukiman atau rumah.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Dairi melalui Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), dr Lois O Sihombing kepada SIB News Network|SNN, Senin (10/6/2024) di Jl Pandu, Sidikalang. Diuraikan Lois, mulai Januari 2024 hingga Mei 2024 kasus DBD mencapai angka 51 orang positif DBD. Sedangkan tahun 2023 lalu, kasus DBD di Dairi mencapai angka 99 orang positif.

"Pengasapan atau fogging dilakukan bagi lingkungan pasien yang positif DBD melalui pemeriksaan laboratorium di RSUD Sidikalang. Langkah ini hanya mematikan nyamuk dewasa, sedangkan memerangi Aedes Aegypti harus dari jentik nyamuk, dengan 3M plus, menutup wadah penampungan air, seperti tong, bak mandi kecil," terangnya.

Ditambahkannya, menguras air dari tempat-tempat penampungan air seperti pot bunga, ban bekas, bak mandi maksimal 7 hari sekali. Demikian juga mengubur atau mendaur ulang barang-barang bekas yang dapat menampung air, seperti botol bekas, ban bekas, ember bekas, plus menggunakan minyak oles anti nyamuk dan menggunakan kelambu saat tidur.

"Mengaktifkan kembali Jumat bersih di setiap lingkungan, dengan sasaran tempat tempat penampungan air. Karena jentik nyamuk tidak berkembang di air kolam, di sungai, danau atau pun di air yang mengalir. Nyamuk Aedes Aegypti bertelur di air diam yang berlangsung lama," imbuhnya. (**)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru