Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Sempat Dikabarkan Alami Alergi Makanan, 26 Siswa Matauli Kembali ke Asrama

Rosianna Anugerah Hutabarat - Jumat, 02 Mei 2025 09:36 WIB
348 view
Sempat Dikabarkan Alami Alergi Makanan, 26 Siswa Matauli Kembali ke Asrama
Foto: SNN/Dok/Rosianna Anugerah Hutabarat
Gerbang Utama SMA Negeri 1 Plus Matauli Pandan.
Tapteng(harianSIB.com)

Sebanyak 26 siswa SMA Negeri 1 Plus Matauli sempat dikabarkan mengalami alergi makanan seusai menyantap menu makan siang pada Selasa, 29 April 2025 lalu hingga dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Pandan. Kini para siswa telah menjalani aktivitas seperti biasa di Asrama Matauli.

"Semua telah kembali mengikuti kegiatan seperti biasa di asrama dan tidak ada lagi siswa yang dirawat di RSUD Pandan," jawab Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Plus Matauli, Imam Purhadi, kepada SNN, Kamis (1/5/2025) sore.

Ia katakan, saat insiden itu, siswa-siswi tersebut langsung mendapatkan penanganan dan 20 siswa dinyatakan boleh pulang setelah beberapa jam diobservasi oleh tim dokter RSUD Pandan.

Hingga kini, pihak Matauli belum mengetahui penyebab utama rasa pusing, mual dan muntah yang dialami para siswa dan masih menunggu hasil laboratorium pihak terkait.

"Kami belum bisa memastikan penyebab utama kejadian tersebut. Kami akan terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah untuk mencari penyebab utama terjadi alergi makanan terhadap beberapa siswa tersebut," jelasnya.

Imam Purhadi menambahkan, pihaknya masih fokus untuk memastikan seluruh siswa kembali sehat dan bisa beraktivitas kembali tanpa ada kendala.

"Kami juga akan melakukan evaluasi internal untuk memastikan kejadian serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari," harapnya.


Wakil Kepala Sekolah juga telah menyampaikan permohonan maaf terhadap orang tua siswa atas peristiwa itu. Dan memastikan tanpa ada rasa khawatir terhadap kejadian itu.

"Kami juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh tim medis baik dokter dan perawat di RSUD Pandan yang memberikan penanganan terbaik untuk siswa siswi kami," ungkap Imam.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah melalui Sanitarian Dinas Kesehatan, Agustina Hutauruk mengatakan telah melakukan pengambilan sampel makanan untuk diperiksa di Laboratorium Dinas Kesehatan Provsu.

"Beberapa sampel makanan, minuman dan muntahan para siswa sudah kita ambil dan kirim ke pihak Dinas Kesehatan Provsu," jelasnya kepada wartawan.

Namun, atas peristiwa tersebut pihaknya belum dapat memastikan penyebab 26 siswa yang mengalami mual, pening dan muntah-muntah. Dan Dinkes Tapanuli Tengah masih menunggu hasil pemeriksaan dari laboratorium Dinas Kesehatan Provsu. (*)

Editor
: Bantors Sihombing
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru