Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 31 Januari 2026

Setahun Jalan Haranggaol yang Longsor Tak Kunjung Diperbaiki, Pemkab Simalungun Didesak Lakukan Penanganan Cepat

Jheslin M Girsang - Senin, 08 Desember 2025 13:07 WIB
400 view
Setahun Jalan Haranggaol yang Longsor Tak Kunjung Diperbaiki, Pemkab Simalungun Didesak Lakukan Penanganan Cepat
Foto: harianSIB.com/Jheslin M Girsang
Kondisi jalan yang longsor di Panatapan Haranggaol, Kecamatan Haranggaol Horison, Kabupaten Simalungun, tak kunjung diperbaiki. Foto diambil, Senin (8/12/2025).

Simalungun(harianSIB.com)

Sudah setahun kondisi jalan yang longsor di Panatapan Haranggaol, Kecamatan Haranggaol Horison, Kabupaten Simalungun, tak kunjung diperbaiki. Pengemudi kendaraan kini harus ekstra hati-hati untuk melintasinya.

Pantauan harianSIB.com, Senin (8/12/2025), badan jalan tersebut semakin menyempit. Di lokasi, belum juga ada tanda-tanda perbaikan.

Bahkan, hampir separuh aspal jalan sudah amblas ke jurang dan berpotensi bakal muncul longsor lanjutan sehingga rawan putus total.

Lebih miris lagi, akses jalan tersebut merupakan jalur vital menuju objek wisata Haranggaol di pinggiran Danau Toba. Setiap hari cukup banyak kendaraan yang melintasinya.

Baca Juga:
Akademisi Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli Utara (Unita), Joan Berlin Damanik, menyampaikan keprihatinannya dan mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun untuk segera melakukan penanganan cepat terhadap jalan longsor tersebut.

"Dengan segala hormat, izinkan saya menyampaikan kegelisahan sekaligus harapan besar masyarakat yang setiap hari melintasi Jalan Panatapan Haranggaol, jalur utama yang sudah setahun lebih dibiarkan longsor tanpa perbaikan berarti," kata Joan Berlin, yang juga putra asal Haranggaol.

Menurutnya, masyarakat mempertaruhkan keselamatan setiap kali melewati jalur tersebut. Kondisi jalan yang hanya tersisa satu sisi membuat kendaraan harus bergantian melintas, sementara beberapa kali kendaraan nyaris terperosok.

"Tidak sedikit kendaraan yang hampir terperosok, dan beberapa kali pengguna jalan harus bergantian melewati jalur yang hanya tersisa satu sisi," ujarnya.

Joan juga menyinggung momentum Natal dan Tahun Baru 2026, yang diprediksi akan meningkatkan volume kendaraan dan wisatawan menuju Haranggaol.

"Kini kita berada di ambang Natal dan Tahun Baru. Risiko kecelakaan, bahkan korban jiwa, benar-benar nyata di depan mata jika kondisi ini terus dibiarkan," tegasnya.

Ia pun mendesak Pemkab Simalungun untuk meninjau langsung lokasi longsor serta memerintahkan dinas terkait melakukan perbaikan darurat maupun permanen, serta menjadikan jalur Panatapan Haranggaol sebagai prioritas penanganan.

"Kami tidak menuntut berlebihan. Kami hanya meminta hak masyarakat, yaitu jalan yang aman untuk dilewati. Semoga suara ini terdengar dan menjadi panggilan moral untuk bertindak sebelum terlambat," harapnya.

Sementara itu, Camat Haranggaol Lamhot Manurung, mengatakan, pihaknya sudah melaporkan kondisi jalan yang hampir putus tersebut kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Sudah kita laporkan ke Dinas PUPR Simalungun pada September 2015 lalu, namun belum ditanggapi," ungkap Lamhot.

Terpisah, Kepala Dinas PUPR Simalungun Hotbinson Damanik mengatakan, proses penanganan ruas jalan tersebut terbentur anggaran sehingga belum ada tindakan perbaikan.

"Sampai saat ini memang belum ada dianggarkan mengingat keterbatasan dana," kata Hotbinson.

Menurutnya, diperlukan anggaran yang sangat besar untuk penanganan ruas jalan yang longsor di Panatapan Haranggaol.

"Ke depan, kita tetap berupaya menanganinya dan berkoordinasi dengan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah),' ungkapnya. (**)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pembacok Sekretaris Dinas PUPR Padangsidimpuan Ditangkap
Politisi PDIP akan Perjuangkan Anggaran ‟Kotaku‟ Rp 14 M di Kemen PUPR
Dinas PUPR Akui Pengerjaan Proyek Peningkatan Jalan di Desa Payabagas Tidak Memuaskan
Dituding Selewengkan Dana SLBM, Kadis PUPR Yulius Zai: Telah Dikembalikan
Perbaikan Jalan Longsor di Durinpitu Pancurbatu Belum Jelas Kapan Selesainya
Gara-gara Banyak Kasus Korupsi Libatkan Pegawai PUPR, Basuki Kerap Ditelepon Jokowi
komentar
beritaTerbaru