Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 19 Juli 2026

20 Siswa Peroleh Beasiswa Yayasan Matauli, Siap Ikuti Kurikulum International Baccalaureate

Rosianna Anugerah Hutabarat - Jumat, 30 Januari 2026 16:09 WIB
709 view
20 Siswa Peroleh Beasiswa Yayasan Matauli, Siap Ikuti Kurikulum International Baccalaureate
Ist/SNN
Sebanyak 20 siswa terbaik Kabupaten Tapteng dan Kota Sibolga berfoto bersama jajaran guru SMAN 1 Plus Matauli Pandan di Aula Matauli, Jumat (30/1/2026).

Tapteng(harianSIB.com)

Yayasan Maju Tapian Nauli (Matauli) membidik putra-putri terbaik di daerah Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga melalui talent scouting guna mendapatkan beasiswa penuh sebagai siswa di SMA Negeri 1 Plus Matauli Pandan.

Ketua Yayasan Matauli Fitri Krisnawati Tandjung menyampaikan, nantinya siswa-siswi ini akan mendapatkan pendidikan berbasis kulikuler International Baccalaureate (IB) dan ditempatkan di Asrama Yayasan Matauli selama 3 tahun.

Putri sulung Akbar Tandjung ini mengatakan, ini merupakan strategi Matauli dalam mengupayakan agar siswa-siswinya juga tampil di jajaran pendidikan level internasional.

Perguruan tinggi terbaik di seluruh dunia.

Baca Juga:
"Mimpi saya adalah membawa anak-anak Tapteng dan Sibolga tidak hanya tampil di tataran pendidikan nasional tapi menjadi generasi emas skala internasional," ucapnya dalam zoom meetingnya di Aula SMAN 1 Plus Matauli Pandan, Jumat (30/1/2026).

Fitri membeberkan, sejak tahun 2021 lalu Yayasan Matauli telah merumuskan konsep pendidikan berstandar internasional untuk daerahnya. Setelah melalui tahap persiapan yang matang, termasuk pelatihan guru dan penyempurnaan fasilitas.

"Kami coba mengikuti kegiatan beasiswa Indonesia Maju, beasiswa bersama spotters, kemudian tentunya kegiatan talent scouting ini yang setiap tahunnya itu begitu diapresiasi," ungkapnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala SMAN 1 Plus Matauli Pandan Deden Rachmawan menerangkan, kurikulum IB merupakan kurikulum pendidikan internasional yang ketat dan berkualitas tinggi.

Oleh itu seleksi calon penerima beasiswa juga melibatkan psikolog sebab, kriteria siswa juga menjadi acuan penting dalam penilaian seperti kepintaran, fasih berbahasa inggris, kemandirian, kecerdasan emosional, dan gigih.

"Karena IB ini kurikulum ketat ditambah para siswa akan berada di asrama. Kami tidak ingin anak-anak menjadi stres saat mengikuti IB ini," jelasnya.

Selain itu, kata Deden, sebanyak 55 siswa juga menerima golden tiket terdaftar sebagai siswa SMA Negeri 1 Plus Matauli Pandan. Namun, untuk memperoleh kategori bidang harus mengikuti ujian reguler.

"Tapi yang golden tiket sudah pasti diterima," pungkasnya. (**)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pendidikan Karakter Perlu Diintegrasikan Kepada Siswa/i SMA dan SMK di Sumut
Disdik Sumut Tegaskan Semua Guru Berperan sebagai Guru BK
Pembangunan Pendidikan Dairi Akan Melibatkan Dewan Pendidikan
KPAD dan Disdik Labura Bahas Pengawasan dan Perlindungan Anak
Alex Sinulingga Tegaskan Disdik Sumut Tidak Tertutup bagi Media: Wartawan Dilayani di Ruang PPID
Pemprov Sumut Klaim Capaian Lima Misi Pembangunan, Fokus SDM hingga Pemulihan Ekonomi
komentar
beritaTerbaru
200 KK di Tapteng Terdampak Banjir

200 KK di Tapteng Terdampak Banjir

Tapanuli Tengah(harianSIB.com)Banjir kembali melanda wilayah Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Sebanyak 200 kepala kelua