Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 15 Maret 2026

Tapteng Kembali Diterjang Banjir

Rosianna Anugerah Hutabarat - Minggu, 15 Maret 2026 13:05 WIB
131 view
Tapteng Kembali Diterjang Banjir
Foto: ist
Banjir kembali melanda Tapteng, Sabtu (14/3/2026).

Tapteng (harianSIB.com)

Banjir itu datang kembali, menyasar rumah-rumah warga di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dan mengganggu aktivitas sehari-hari menjelang momen Idulfitri yang dinanti-nantikan.

Sabtu (14/3/2026) malam, Tapteng diguyur hujan deras dalam beberapa jam. Beberapa wilayah Tapanuli Tengah terdampak mengalami genangan air yang cukup tinggi, membuat akses jalan terhalang dan sebagian warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Seperti di Kelurahan Tukka, Bonalumban dan titik lainnya di Kecamatan Tukka, terpantau air merendam permukiman warga setinggi satu meter. Kepanikan warga tak terbendung saat melihat air sungai yang meluap dengan cepat dan menginvasi kawasan pemukiman dalam waktu singkat.

Boru Nasution, Warga Pasar Onan Tukka, mengisahkan kesulitan mereka bertahan hidup saat hujan deras melanda. Biasanya, warga akan bersiaga di depan rumah sembari mengarahkan pandangan ke arah sungai mewanti-wanti pergerakan air yang cukup cepat apabila hujan turun dengan intensitas tinggi.

Baca Juga:
Banyak yang harus mengungsi dalam keadaan tergesa-gesa, bahkan tidak sempat mengenakan pakaian hangat atau membawa dokumen penting. Mereka mengalami kelelahan dan stres akibat kejadian tersebut.

"Kalau air dari arah sungai mulai bergerak, maka kami akan langsung mengungsi ke masjid atau bangunan yang lebih tinggi tanpa membawa perbekalan apa pun," ujar perempuan paruh baya itu ke harianSIB.com.

Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Tapanuli Tengah Erianto Tambunan mengatakan pihaknya sigap meluncur ke wilayah yang diprediksi akan terdampak parah saat cuaca ekstrem mengancam.

Dia mengungkapkan, bahwa BPBD juga bekerja sama dengan BASARNAS, TNI, dan instansi terkait lainnya melakukan evakuasi warga menggunakan perahu karet. Anak-anak dan lansia menjadi kelompok yang paling rentan.

"Kita prioritaskan lansia dan anak-anak dan orang sakit untuk mendapat penyelamatan dari ancaman serta mewanti-wanti banjir bandang dan tanah longsor kembali terjadi," kata Erianto, Minggu, (15/3/2026). (**)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
BBWS Sumut II Sosialisasi Pembangunan Prasarana Pengendalian Banjir Sungai Sibarau
Salmon Sumihar Sagala Prihatin 4 Bulan Pascabencana Sumatera Siswa Korban Banjir Masih Belajar di Tenda
PERHAPI: Banjir Garoga Dipicu Hujan Ekstrem, Tambang Jadi Buffer
Bupati Tapteng Desak Rehabilitasi Sungai Penyebab Banjir
Bobby Nasution Pastikan Pemerintahan dan Pelayanan Publik Berjalan Lancar Pascabencana
Banjir Sumatera Dipicu Cuaca Ekstrem Melampaui Standar Mitigasi Nasional
komentar
beritaTerbaru
Tapteng Kembali Diterjang Banjir

Tapteng Kembali Diterjang Banjir

Tapteng (harianSIB.com)Banjir itu datang kembali, menyasar rumahrumah warga di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dan mengganggu aktivitas