Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 09 Juni 2026

Pemkab Tapteng Bersama KSDA Sumut Galakkan Aksi Tanam Pohon

Rosianna Anugerah Hutabarat - Kamis, 09 April 2026 18:32 WIB
528 view
Pemkab Tapteng Bersama KSDA Sumut Galakkan Aksi Tanam Pohon
Foto: Diskominfo Tapteng
Tanam Pohon: Wabup Tapteng Mahmud Efendi (kiri) bersama KSDA Sumut menanam pohon di Kelurahan Sipange, Tukka, Kamis (9/4/2026).

Tapteng(harianSIB.com)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah bersama Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara (Sumut) menggalakkan aksi penanaman pohon bersama di Kelurahan Sipange, Kecamatan Tukka, Kamis (9/4/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Tapanuli Tengah Mahmud Efendi memperingati Hari Bumi tahun 2026.

Menurutnya, penanaman pohon merupakan salah satu solusi jangka panjang mitigasi bencana banjir bandang dan tanah longsor mengingat bencana ekologis yang meluluhlantakkan sebahagian besar wilayah Tapteng pada November 2025 lalu.

"Selamat Hari Bumi tahun 2026. Kita mengetahui bahwa akar pohon berperan sebagai benteng pertahanan alami yang menstabilkan tanah dan mengatur siklus air," kata Mahmud Efendi.

Baca Juga:
Dia mengatakan, Pemkab Tapteng sangat mengapresiasi kegiatan aksi penanaman pohon ini, langkah yang sangat tepat yang dilakukan oleh Balai Besar KSDA Sumatera Utara dan Kementerian Kehutanan Republik Indonesia untuk kembali mengembalikan kelestarian alam Tapteng.

Dalam kesempatan ini, Wabup Tapteng mengimbau masyarakat Tapteng untuk menjaga alam, tidak melakukan penebangan liar. "Mari lakukan ini hal-hal baik dengan menanam pohon karena sangat berarti bagi kehidupan kita ke depan," imbaunya.

Sebelumnya, Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara Novita Kusuma Wardani menyampaikan penanaman pohon merupakan upaya pencegahan terjadinya bencana di masa yang akan datang. Khususnya di Kecamatan Tukka, salah satu yang mengalami dampak bencana terparah di Sumatera Utara.

"Komitmen kita, kawasan hutan tetap terjaga, terhindar dari bencana. Tidak boleh lagi ada penebangan hutan," ungkapnya.

Kemudian untuk areal preservasi, kata Novita, pihaknya akan melakukan perlindungan dengan tanaman hayati, mempertahankan hutan dan upaya menjaga hutan.

"Kami berharap di daerah perbukitan ditanam jenis tanaman durian, matoa, dan aren yang juga mempunya nilai ekonomis meningkatkan pendapatan masyarakat," pungkasnya.

Kegiatan ini dirangkai dengan penyerahan bibit ke masyarakat dan usai penanaman pohon dilanjutkan dengan kegiatan identifikasi potensi areal preservasi.

Turut hadir berhadir Kepala Sub Direktorat Bina Areal Preservasi, Plt Kadis Pertanian Tapteng, Plh Kadis Lingkungan Hidup, Plh Camat Tukka, Lurah Sipange, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan warga. (**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kelompok Tani Hutan Desa Simare Terapkan Pola Pertanaman Tumpang Sari
Gali Kearifan Lokal, Jenny dan Donna Siagian Keluar Masuk Hutan
Tol Medan-Berastagi Belum Bisa Diwujudkan, Biayanya Rp 7 Triliun dan Melintasi Kawasan Hutan
Timses Telusuri Pemasang Poster Jokowi di Medan yang Dipaku di Pohon
Masyarakat Lau Baleng Karo Minta Pembatalan SK Hutan Kemasyarakatan
Tim Gabungan Dishut Sumut Gelar Operasi Pemulihan Kawasan Hutan di Labuhanbatu
komentar
beritaTerbaru