Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 01 Juni 2026

Kapolres Labuhanbatu Pimpin Pengamanan Waisak 2570 BE, 1.500 Umat Buddha Pawai Keliling Kota

Efran Simanjuntak - Senin, 01 Juni 2026 16:15 WIB
210 view
Kapolres Labuhanbatu Pimpin Pengamanan Waisak 2570 BE, 1.500 Umat Buddha Pawai Keliling Kota
Foto: Dok/Johny
PAWAI WAISAK: Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, Wakapolres Kompol Panggil Simbolon dan PJU berjalan bersama Ketua Etnis Tionghoa Sujian/Acan, tokoh masyarakat Tionghoa dan 1.500 umat Buddha saat pawai Waisak 2570 BE, Minggu (31/5/2026).

Rantauprapat (harianSIB.com)

Hari Raya Waisak 2570 BE/2026 di Kota Rantauprapat Kabupaten Labuhanbatu berlangsung meriah, khidmat dan penuh kebersamaan. Ribuan umat Buddha memadati kawasan Vihara Buddha Jayanti, mengikuti rangkaian ibadah dan pawai Waisak yang digelar Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) Kabupaten Labuhanbatu, Minggu (31/5/2026) malam.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya turun langsung memimpin pengamanan perayaan Waisak di kota ini. Wakapolres Kompol Panggil Simbolon, para pejabat utama, turut membantu ratusan personel Polres Labuhanbatu mengamankan lokasi kegiatan. Pengamanan dilakukan maksimal, mulai dari lokasi ibadah hingga sepanjang rute pawai yang melintasi pusat kota.

Perayaan Waisak tahun ini mengusung tema "Dharma Sebagai Sumber Moral dan Kebijaksanaan", dengan subtema "Cinta Kasih Sumber Perdamaian Dunia". Tema tersebut menjadi pengingat pentingnya nilai-nilai kebajikan, toleransi dan kasih sayang dalam kehidupan bermasyarakat yang majemuk.

Sebelum prosesi pawai dimulai, umat Buddha terlebih dahulu melalukan ibadah atau sembahyang Puja Bakti Waisak di Vihara Buddha Jayanti, Jalan Gatot Subroto. Suasana khusyuk terlihat saat sejumlah umat Buddha memanjatkan doa dan refleksi spiritual dalam memperingati hari suci tersebut.

Baca Juga:
AKBP Wahyu bersama Ketua Etnis Tionghoa Labuhanbatu DR (HC) Sujian/Acan, Ketua Harian Yayasan Sosial Budi Agung Ir Johny, para tokoh agama Buddha dan tokoh masyarakat melepas peserta pawai Waisak, pada pukul 21.00 WIB. Sedikitnya 1.500 umat Buddha dari berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak, remaja, pemuda- pemudi, hingga orang tua, mengikuti pawai mengitari inti Kota Rantauprapat.

Rute pawai dimulai dari Vihara Buddha Jayanti, kemudian melintasi Jalan Abdul Rahman, Jalan Gatot Subroto, Jalan Sudirman, Jalan Diponegoro, Jalan Ahmad Dahlan hingga kembali ke vihara. Sepanjang perjalanan, peserta pawai mendapat sambutan hangat dari ribuan masyarakat yang menyaksikan dengan tertib dan penuh penghormatan.

Kapolres tidak hanya melepas pawai, tetapi juga turun langsung memantau pengamanan serta pengaturan arus lalu lintas di sepanjang rute. Kapolres memastikan seluruh masyarakat dapat menjalankan ibadah dan tradisi keagamaan dengan aman.

AKBP Wahyu Endrajaya mengapresiasi seluruh masyarakat yang telah menjaga ketertiban, dan menunjukkan sikap toleransi selama perayaan berlangsung.

"Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menunjukkan sikap toleransi dan saling menghormati. Masyarakat dengan tertib menunggu iringan pawai tanpa membunyikan klakson, ini mencerminkan kerukunan antarumat beragama yang sangat baik," sebut Kapolres.

Sementara itu, Ketua Etnis Tionghoa Labuhanbatu DR (HC) Sujian/Acan didampingi Ir Johny menyampaikan terima kasih kepada Kapolres beserta jajaran dan seluruh masyarakat Labuhanbatu yang turut mendukung sehingga perayaan Waisak 2570 BE di Rantauprapat berlangsung aman, lancar, dan penuh keharmonisan.

"Suasana aman yang tercipta menjadi bukti kuatnya kerukunan antarumat beragama yang selama ini terjaga dengan baik di Kabupaten Labuhanbatu," sebut Acan. (**)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kejari Labuhanbatu Tahan 2 Tersangka Korupsi
KPK Periksa Ketua DPRD Labuhanbatu soal Suap ke Bupati Pangonal
Inas Hanura Tertawa Digugat Kader Gerindra Labuhanbatu Rp 45 Juta
Mahasiswa Labuhanbatu Demo Dinkes, Tuntut Kadis Kesehatan Segera Mundur
Tim Gabungan Dishut Sumut Gelar Operasi Pemulihan Kawasan Hutan di Labuhanbatu
Penyidikan Rampung, Bupati Labuhanbatu Nonaktif Pangonal Harahap akan Disidang di Medan
komentar
beritaTerbaru