Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 04 Juni 2026

Menteri Dukbangga-BKKBN di Dairi Beri Motivasi 800 Kader TPK dari 2 Kabupaten

Tulus P Tarihoran - Kamis, 04 Juni 2026 16:52 WIB
194 view
Menteri Dukbangga-BKKBN di Dairi Beri Motivasi 800 Kader TPK dari 2 Kabupaten
Foto/harianSIB.com Tulus P Tarihoran
BERI PERTANYAAN: Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana, Dr.H.Wihaji, S.Ag, MPd , beri pertanyaan kepada peserta dan memberikan hadiah berupa uang tunai jika menjawab benar, Kamis (4/6/2026) di Balai

Sidikalang(harianSIB.com)

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana, Dr.H.Wihaji, S.Ag, MPd, kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Dairi dan bertemu kader tim pendamping keluarga (TPK), Kamis (4/6/2026) di Balai Budaya Sidikalang.

Wihaji memberikan pengarahan kepada peserta yang diikuti TPK, camat, TP PKK serta organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Dairi dan Pakpak Bharat dalam penguatan peran dan tugas TPK serta penguatan percepatan penurunan stunting.

Diterangkan, menteri merupakan pembantu presiden sehingga kehadirannya di Dairi merupakan perintah dan arahan, untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di lapangan.

Sambil berjalan menyambangi para TPK, menteri menjelaskan bagaimana mengedukasi dalam menyelesaikan permasalahan terkait kependudukan dan pembangunan keluarga.

Baca Juga:
Pihaknya, mengurusi siklus kehidupan supaya masyarakat Indonesia tidak miskin atau mengeluarkan masyarakat dari ruang lingkup pra sejahtera.

Stunting kelihatannya urusan sederhana, tetapi berpengaruh karena berdampak bisa anak- anak memiliki intelegensia quetion dibawah rata- rata dan tumbuh kembangnya berbeda dari normal.

Kemudian, Wihaji memberikan kuis kepada para kader tentang penyebab dan pengertian stunting. Bagi TPK yang bisa menjawab dan benar, menteri memberikan hadiah berupa uang tunai. Para TPK bersemangat dan angkat tangan untuk menjawab pertanyaan yang diberikan menteri.

"Setelah saya mengecek para TPK yang hadir di sini, hampir sama semua nasibnya, tidak ada yang memakai gelang emas," ucap Wihaji sambil disambut riang para peserta.

Ia berpesan kepada para ibu TPK, dalam melakukan pendampingan keluarga harus sabar dan tetap semangat dalam menghadapi berbagai karakter masyarakat.

Peran TPK melakukan pendampingan kepada calon pengantin sehingga tidak ada yang menikah dibawah usia dibawah 19 tahun, pendampingan 3B (ibu hamil, ibu menyusui dan balita) serta pendampingan lansia, serta memastikan mengurangi stunting.

Kemudian, TPK juga memastikan program makan bergizi gratis sampai kepada penerima manfaat 3B. Di Dairi dan Pakpak Bharat dari data yang ada, belum semua SPPG mendistribusikan makan bergizi gratis kepada ibu hamil, ibu menyusui dan balita.

"Kita nantinya akan berkoordinasi supaya 3B semuanya di Dairi dan Pakpak Bharat menerima MBG," ucapnya.(*)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
AKBP Leonardo David Simatupang SIK Kapolres Pakpak Bharat yang Baru
Sahat Banurea Ditunjuk Sebagai Pelaksana Harian Bupati Pakpak Bharat
Poldasu Periksa Penyidik Kasus Istri Bupati Pakpak Bharat
Poldasu Hentikan Kasus Istri Bupati Pakpak Bharat
DPRDSU Apresiasi KPK Tangkap Bupati Pakpak Bharat
Polres Dairi Amankan Oknum Polisi Pakpak Bharat
komentar
beritaTerbaru