Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 27 Juni 2026

Dukung Sekolah Cerdas Bersinar, Disdik Labuhanbatu Perkuat Pelestarian Bahasa Daerah dan Budaya Lokal

Efran Simanjuntak - Jumat, 26 Juni 2026 13:21 WIB
394 view
Dukung Sekolah Cerdas Bersinar, Disdik Labuhanbatu Perkuat Pelestarian Bahasa Daerah dan Budaya Lokal
Foto: Dok/Disdik Labuhanbatu
SALAM LITERASI: Kadis Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Abdi Jaya Pohan SH bersama Kabid dan pihak sekolah berpose Salam Literasi saat meninjau SDN 01 Rantau Selatan, baru-baru ini.

Rantauprapat(harianSIB.com)

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Labuhanbatu berkomitmen membangun pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam karakter. Mendukung program Sekolah Cerdas Bersinar, Disdik akan memperkuat pelestarian bahasa ibu dan budaya lokal sebagai bagian dari upaya mencetak generasi yang berprestasi, berkarakter sekaligus berakar pada identitas daerah.

Program tersebut akan mulai diperkuat pada tahun ajaran baru 2026/2027 dengan menghadirkan berbagai kebijakan yang menyentuh langsung kehidupan sekolah. Langkah yang disiapkan adalah penerapan Bahasa Melayu Bilah Panai sebagai mata pelajaran muatan lokal (Mulok) di tingkat sekolah dasar dan gerakan Kamis Berbudaya.

Kepala Dinas Pendidikan Labuhanbatu, Abdi Jaya Pohan SH, mengatakan bahwa penguatan bahasa daerah menjadi bagian penting dalam pembangunan karakter peserta didik. Menurutnya, sekolah memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keberlangsungan bahasa ibu di tengah derasnya pengaruh globalisasi dan perkembangan teknologi.

"Kita akan mulai menerapkan Bahasa Melayu Bilah Panai sebagai mata pelajaran muatan lokal, sekaligus kegiatan ekstrakurikuler di sekolah dasar," kata Abdi Jaya Pohan saat ditemui jurnalis harianSIB.com di Rantauprapat, Jumat (26/6/2026).

Baca Juga:
Selain penguatan bahasa daerah, Disdik Labuhanbatu juga akan meluncurkan Gerakan Kamis Berbudaya yang diterapkan secara serentak di seluruh sekolah. Program ini dirancang sebagai ruang pembelajaran budaya yang lebih dekat dan menyenangkan bagi para siswa.

Melalui Gerakan Kamis Berbudaya, setiap sekolah akan melaksanakan berbagai aktivitas bernuansa budaya lokal setiap hari Kamis. Salah satu bentuk kegiatannya adalah penggunaan pakaian adat daerah. Misalnya, memakai tanjak, salah satu simbol budaya Melayu di kawasan Labuhanbatu.

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kejari Lubukpakam Dinas Pendidikan Gelar Gebyar Kreativitas Budaya untuk Anak SD dan SMP
Tahun 2019, Dinas Pendidikan Samosir Targetkan Tidak Ada Temuan BPK
Tahun 2019, Dinas Pendidikan Samosir Targetkan Tidak Ada Temuan BPK
DPRDSU Dukung Kejari Binjai Usut Tuntas Kasus Korupsi di Dinas Pendidikan
Bupati Buka Sosialisasi LPMP Dinas Pendidikan Serdang Bedagai
Plt Bupati Sidak Disdukcapil dan Dinas Pendidikan Deliserdang
komentar
beritaTerbaru