Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 21 Juli 2026

Latma Pasific Partnership 2026 Bersama US Fasific Fleet Diikuti 5000 Anggota

Rosianna Anugerah Hutabarat - Selasa, 21 Juli 2026 20:36 WIB
138 view
Latma Pasific Partnership 2026 Bersama US Fasific Fleet Diikuti 5000 Anggota
Foto: harianSIB.com/Rosianna Anugerah Hutabarat
Kepala Operasi Angkatan Laut US David Buzzetti menyematkan tanda keanggotaan Pasific Partnership 2026 di Lapangan GOR Pandan, Selasa (21/7/2026).

Tapteng(harianSIB.com)

Rangkaian latihan militer skala internasional Pasifik Partnership 2026 yang melibatkan Angkatan Laut Indonesia dan US Pacific Fleet resmi digelar.

Latma Pacific Partnership 2026 ini merupakan kolaborasi strategis antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan armada militer Amerika Serikat, United States Pacific Fleet (USPACFLT), yang dijadwalkan digelar 21-31 Juli 2026 di wilayah kerja Lanal Sibolga salah duanya di Wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga.

Kepala Operasi Angkatan Laut US David Buzzetti memimpin pengukuhan secara simbolik 4.910 anggota yang akan bergabung kegiatan latihan bersama (Latma) Pacific Partnership yang terdiri dari 10 persen Tentara dan masyarakat sipil.

Latihan yang dipusatkan di Indonesia yakni di Kabupaten Tapteng dan Kota Sibolga ini turut diikuti oleh perwakilan dari Amerika Serikat, Kanada, Jerman, Australia, dan Singapura.

Baca Juga:
Laksamana Muda David Buzzetti menyampaikan kerjasama ini tidak hanya sekedar hubungan diplomatik lebih baik antara Indonesia dan Amerika, namun juga latihan kesiapsiagaan bersama dalam menangani berbagai tantangan, mulai dari keamanan maritim hingga penanganan bencana alam.

"Kami akan memberikan training dan pelatihan melalui tenaga-tenaga ahli, baik di bidang kesehatan, di bidang teknis, dan juga di bidang disaster management," ucapnya dalam Konferensi Pers, Selasa (21/7/2026).

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
5 Tahun, Indonesia Diyakini Punya 50 Startup Unicorn
Pomparan Raja Turnip Boru-Bere Indonesia Kunjungan Sejarah ke Samosir
Ma´ruf Amin: Tidak Boleh Ada Lagi Perlakuan Diskriminasi kepada Suatu Kelompok di Indonesia
Nurdin Tampubolon Silaturahim dengan Keluarga Besar Pendiri Tako Indonesia
Suporter Indonesia Butuh Payung Hukum
Maˊruf Amin Lebih Suka Sebut Indonesia Sebagai Darul Mitsaq
komentar
beritaTerbaru