Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 30 Juli 2026

Lapas Gunungsitoli Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Pembinaan Warga Binaan

Normalius Gori - Kamis, 30 Juli 2026 11:01 WIB
291 view
Lapas Gunungsitoli Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Pembinaan Warga Binaan
Foto: SIB/Normalius Gori
Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Gunungsitoli, Makhriza, saat diwawancarai di ruang kerjanya, Kamis (30/7/2026).

Gunungsitoli(harianSIB.com)

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Gunungsitoli terus memperkuat dukungannya terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Melalui pemanfaatan lahan produktif di lingkungan lapas, warga binaan dilibatkan dalam budidaya berbagai komoditas pangan, seperti cabai dan sayuran, sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian.

Kepala Lapas Kelas IIB Gunungsitoli, Sahat Bangun, melalui Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Gunungsitoli, Makhriza, mengatakan program tersebut tidak hanya mendukung ketahanan pangan nasional, tetapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah bebas.

"Selain mendukung program ketahanan pangan nasional, kegiatan ini juga bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan bercocok tanam sehingga nantinya dapat menjadi bekal saat kembali ke tengah masyarakat," ujar Makhriza saat diwawancarai jurnalis SIB News Network (SNN) di ruang kerjanya, Kamis (30/7/2026).

Menurutnya, seluruh proses penanaman hingga perawatan tanaman dilakukan langsung oleh warga binaan di bawah pendampingan petugas lapas. Melalui kegiatan tersebut, warga binaan dibina agar terbiasa bekerja secara produktif, disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki semangat berkarya selama menjalani masa pembinaan.

Baca Juga:
Makhriza menegaskan, Lapas Gunungsitoli akan terus mengembangkan program pembinaan yang produktif dan berkelanjutan sejalan dengan arahan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

"Program ini diharapkan mampu melahirkan warga binaan yang mandiri, memiliki keterampilan, dan siap berkontribusi positif di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidana," katanya.

Selain sektor pertanian, lanjut Makhriza, Lapas Gunungsitoli juga menyediakan berbagai kegiatan pembinaan lainnya untuk mengurangi kejenuhan warga binaan, di antaranya fasilitas membaca, olahraga, pelatihan membatik, serta pembinaan kerohanian yang dilaksanakan secara rutin.

"Harapan kami, warga binaan tidak hanya menjalani masa pembinaan, tetapi juga memperoleh pengalaman, keterampilan, dan pembentukan karakter yang menjadi bekal untuk membangun kehidupan yang lebih baik bersama keluarga maupun masyarakat setelah bebas," tutupnya.(**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
BBPJN Segera Tangani Longsor Jalan Nasional Gunungsitoli-Telukdalam
Bersama Bobby Nasution, Ribuan Masyarakat Nias Nikmati Serunya Final Piala Dunia 2026
Gubernur Sumut Ajak Warga Nobar Final Piala Dunia di Gunungsitoli, Lalu Lintas Direkayasa
Disambut Warga di Bandara Binaka, Bobby Awali Kunker di Kepulauan Nias
PPN Dorong 100 Hari Kerja Gubernur di Kepulauan Nias, Usulkan Delapan Agenda Prioritas Pembangunan
13 Pekerja Outsourcing Kembali Bekerja di Bandara Binaka
komentar
beritaTerbaru