Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 26 Agustus 2026

11 Alat Berat Dikerahkan, Pemkab Tapteng Percepat Normalisasi Sungai Pascabencana di Tukka

Rosianna Anugerah Hutabarat - Rabu, 05 Agustus 2026 18:47 WIB
279 view
11 Alat Berat Dikerahkan, Pemkab Tapteng Percepat Normalisasi Sungai Pascabencana di Tukka
Foto: Diskominfo Tapteng
Dua unit alat berat beroperasi dalam proses normalisasi sungai dan pemulihan infrastruktur pascabencana di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Tapteng(harianSIB.com)

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng) bersama berbagai instansi dan pihak swasta terus mempercepat pemulihan infrastruktur serta normalisasi sungai di kawasan terdampak bencana di Kelurahan Sipange, Kecamatan Tukka.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tapteng, Winner Napitupulu, mengatakan sebanyak 11 unit alat berat dari kementerian, pemerintah daerah, BNPB, BUMN, hingga pihak swasta dikerahkan di sejumlah titik untuk mempercepat penanganan pascabencana.

"Dua belas alat berat terus bekerja sesuai instruksi Bupati Tapanuli Tengah untuk mempercepat normalisasi sungai, pembersihan material longsor, sampah, serta perbaikan infrastruktur publik demi keamanan dan kenyamanan masyarakat," ujar Winner dalam rilis yang diterima, Rabu (5/8/2026).

Ia menjelaskan, alat berat Long Arm dari Kementerian Pekerjaan Umum melakukan normalisasi di hulu Sungai Aek Silagalaga dengan panjang pekerjaan mencapai 80 meter dan total galian sekitar 575 meter. Pekerjaan di sekitar permukiman warga ke arah hulu juga telah mencapai sekitar 150 meter.

Baca Juga:
Sementara itu, Long Arm milik Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara melakukan normalisasi di hilir Sungai Silagalaga dengan lebar sekitar 30 meter dan total galian mencapai 325 meter.

Berbagai alat berat lainnya juga dikerahkan untuk mengerjakan normalisasi sungai, peninggian tanggul, pengerukan parit, pembersihan jalan, hingga pemasangan geobag di sejumlah lingkungan di Kelurahan Sipange.

Alat berat yang dioperasikan berasal dari BNPB, PT WIKA, Dinas PUPR Tapteng, Dinas Kelautan, bantuan Roganda, serta Kementerian Pekerjaan Umum. Seluruhnya difokuskan untuk mempercepat pemulihan kawasan terdampak banjir dan longsor.

Beberapa pekerjaan yang telah berlangsung antara lain normalisasi Sungai Silagalaga, Sungai Purba Tua, Aek Garut, pengerukan saluran drainase di kawasan permukiman dan persawahan, peninggian tanggul sungai, serta pembersihan jalan lingkungan dan jalan protokol.

Menurut Winner, pengerahan alat berat dilakukan secara terpadu agar proses pemulihan infrastruktur dapat berlangsung lebih cepat dan aktivitas masyarakat segera kembali normal.

"Upaya ini merupakan tindak lanjut instruksi Bupati Tapanuli Tengah agar seluruh perangkat daerah bekerja sama dengan lintas sektoral dalam mempercepat penanganan pascabencana," katanya.

Pemkab Tapteng berharap percepatan normalisasi sungai dan pemulihan infrastruktur dapat meminimalkan risiko banjir susulan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang terdampak bencana di Kecamatan Tukka.(**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
BWSS II Siap Normalisasi Sungai, Pemko Harus Relokasi Warga Secara Manusiawi
Kerahkan Dua Alat Berat, Landen Marbun Pimpin Pengorekan Drainase
Proyek TPT Milik Kementerian PUPR di Jalan Nasional Doloksanggul Lintongnihuta Ambruk
Kementerian PUPR Sertifikasi Operator Alat Berat
Proklamasi Naibaho Minta Pemko Normalisasi Sungai Babura
Perbaikan Jalan Tembus Langkat-Karo Terkendala Izin Masuk Alat Berat
komentar
beritaTerbaru